• Jawa Timur

Pendaftaran Diterima KPU, Khofifah Paparkan Nawa Bhakti Satya Jilid II

Hermawan Priyono | Rabu, 28/08/2024 13:40 WIB
Pendaftaran Diterima KPU, Khofifah Paparkan Nawa Bhakti Satya Jilid II Khofifah menyampaikan visi dan misi nya yang tertuang dalam Nawa Bhakti Satya Jilid 2 yang akan dia jalankan bersama Emil jika menang dalam Pilgub Jatim mendatang ( Foto : Hermawan )

SITUSJATIM - Pasangan petahana Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak resmi mendaftatkan diri ke KPU Jatim untuk mengikuti Pilgub Jatim bulan November mendatang. Pasangan yang diusung oleh 15 parpol tersebut menjadi pasangan pertama yang mendaftar.

" Saya dan Mas Emil Dardak pagi ini dengan baca Bismillahirrahmanirrahim kembali mendaftarkan ke KPU Provinsi Jawa Timur sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur untuk mengikuti Pilkada serentak tanggal 27 November 2024 untuk periode kepemimpinan 2025-2030 " ujar Khofifah usai pendaftaran yang dinyatakan lengkap dan telah memenuhi syarat.

Khofifah juga menyampaikab bahwa dirinya sangat berterimakasih atas dukungan 15 parpol yang membuatnya bisa melenggang mengikuti pilgub bulan November mendatang.15 Parpol yang mendukung pasangan Khofifah - Emil adalah
Gerindra, Golkar, Demokrat, Nasdem, PAN, PKS, PPP, PKN, Gelora, PKN, Perindo, PBB, Garuda, Partai Buruh dan Partai Prima serta PSI

"` Terimaterima kasih seluruh jajaran pimpinan partai politik sebagai bagian dari penegak demokrasi di negeri ini yang sudah memberikan mandat kepada saya dan Mas Emil Darda untuk berikhtiar pada pemilihan Gubernur Jawa Timur yang insya Allah akan diselenggarakan 27 November 2024 .Terima kasih juga kepada semua elemen yang sudah memberikan dukungan support doa kepada kami baik pada perjalanan 5 tahun yang lalu maupun pada proses pendaftaran kami untuk periode ke 2 " lanjut Khofifah.

Saat konferensi pers, Khofifah menyampaikan bahwa diperiode ke 2 ini program Nawa Bhakti Satya akan terus dilanjutkan dengan berbagai penguatan. Hal ini menurut Khofifah adalah ikhtiar untuk menuju Indonesia Emas 2045 mendatang.

"` Kami berharap bahwa kehadiran kami 5 tahun ke depan akan bisa memberikan penguatan pada kemakmuran keadilan dan keunggulan kualitas SDM Jawa Timur untuk menyambut Indonesia emas 2045 " lanjut Khofifah.

Dalam uraian Nawa Bhakti Satya jilid 2, Khofifah menyampaikan point pentingnya seperti pendidikan, kesehtan, lingkungan, lapangan kerja dan kesejahteraan sosial. Khofifah juga menyampaikan, perhatian terhadap lingkungan juga menjadi prioritas di program Nawa Bhakti Satya jilid 2 khususnya dalam melakukan perluasan dan budidaya mangrove, dimana areaa terluas secara nasional adalah Jawa Timur.

" Kami ingin menyampaikan bahwa 5 tahun yang lalu berada kepemimpinan Khofifah Emil di Pulau Jawa ini bahwa mangrove di Jawa Timur ini terluas di antara seluruh provinsi di Jawa 50% mangrove di Jawa ada di Jawa Timur kenapa ini kami sampaikan, hari ini karena sering kali kita berbicara ingat zero emisi bisa kita wujudkan tanpa ada perimbangan daya dukung alam dan dukung lingkungan maka kemudian yang kita pilih adalah menanam mangrove karena menanam mangrove ini bisa memproduksi 5 kali lebih banyak oksigen daripada tanaman yang ada di darat sehingga dia bisa menyerap 5 kali lebih banyak karbondioksida daripada tanaman di darat ini adalah salah satu legacy yang kami lakukan untuk menjaga habitat dan lingkungan " lanjutnya.

Mengakihir sesi konferensi pers, Khofifah juga menyingung tentang layanna kesehatan. Menurut Khofifah, layanan kesehatan adalah bagian penting dari Nawa Bhakti Satya, yang tidak terbatas pada layanan di rumah sakit tapi juga bagaimana menyiapkan tenaga dokter-dokter spesialis di Jawa Timur.

" Hanya Jawa Timur yang menyiapkan apbd-nya untuk memberikan support kepada BPJS dokter-dokter spesialis. Kenapa kita melakukan itu tentu ini juga karena kesepahaman kesepakatan dengan DPRD yang menyetujui bahwa ada alokasi anggaran yang kita siapkan untuk belajar memberikan support kepada para dokter spesialis. Itulah bagian yang kami jadikan untuk negeri ini bahwa layanan kesehatan tidak hanya dibutuhkan kualitasnya tapi juga pemerataannya dan kami menjadi bagian yang Insyaallah turut berkontribusi di dalam penyiapan dokter-dokter spesialis yang Insyaallah bisa memberikan penguatan kualitas sekaligus pemerataan layanan kesehatan di negeri ini " pungkas Khofifah.

Terpopuler

Selengkapnya >>

FOLLOW US