• Sport

Catatan Rotan Usai Kunjungi Markas JDT Di Johor Malaysia

Hermawan Priyono | Selasa, 09/07/2024 13:52 WIB
Catatan Rotan Usai Kunjungi Markas JDT Di Johor Malaysia

SITUSJATIM - Pembina Tim Legenda Sepak Bola Indonesia Ronny Tanuwijaya terbang ke Penang, Malaysia, Jumat (5/7) untuk melakukan medical check-up.Usai dari Penang Ronny Tanuwijaya melanjutkan perjalanan menuju Singapura. Di Negeri Singa tersebut Ronny Tanuwijaya atau akrab dipanggil Rotan menghadiri sebuah rapat. Sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. Mungkin seperti pepatah, Rotan menyempatkan diri untuk terbang kembali ke Malaysia menuju Johor. Tentu tidak sekedar ingin terbang, ada misi tertentu yang dibawa oleh Rotan.

" Saya kepikiran untuk mengunjungi lapangan training centre milik klub asal Malaysia, Johor Darul Ta`zim atau JDT," kata Rotan.

Tiba di training centre JDT pada Sabtu pagi (6/7). Rotan disambut oleh perwakilan klub. Memang nama Ronny Tanuwijaya tidak hanya dikenal didalam negeri, namun juga di negera tetangga seperti Malaysia. Sehingga tak mengherankan jika kehadirannya disambut hangat oleh pengelola klub bola papan atas Malaysia tersebut. Rotanpun berkeliling training centre.

"Di situ ada enam lapangan. Satu lapangan utama, lima lapangan pendamping. Dan kualitas lapangannya memang bagus. Ini bukti bahwa klub Malaysia benar-benar sudah profesional dalam mengelola klub," kata Rotan.

Rotan juga sempat diajak pengelola JDT ke Stadion Sultan Ibrahim, markas JDT. Lokasinya ada di pinggiran kota Johor. Tidak terlalu jauh dari lokasi training centre yang ada di pusat kota. Rotan sempat melihat kondisi stadion berkapasitas 40 ribu penonton itu. Rotan mengaku takjub.

"Ternyata, stadion dikelola oleh pihak klub itu sendiri. Bukan milik pemerintah setempat. Ini yang membedakan JDT dengan klub-klub yang ada di Indonesia," beber pria yang hobi berkumpul dengan para legenda sepak bola Indonesia itu.

Selama dua hari Rotan berkeliling ke stadion dan training centre milik JDT memunculkan sebuah harapan akan sepakbola nasional khususnya dalam tata kelola klub. Rotan berharap apa yang dilakukan JDT bisa diterapkan oleh klub Liga 1.

"Kalau memang mau maju, klub kita harus mencontoh JDT. Sudah punya lapangan latihan sendiri, punya stadion sendiri. Tidak bergantung pemerintah. Benar-benar menjadi klub yang sangat profesional," pungkas pria yang pernah menjadi bagian dari manajemen Persebaya Surabaya itu.

Terpopuler

Selengkapnya >>

FOLLOW US