• Jawa Timur

Gempa Magnitudo 6.0 Guncang Tuban, Warga di Sebagian Jatim dan Jateng Sempat Panik

Wahyoe Boediwardhana | Jum'at, 22/03/2024 18:23 WIB
Gempa Magnitudo 6.0 Guncang Tuban, Warga di Sebagian Jatim dan Jateng Sempat Panik  Gempa dengan skala magnitudo 6.0 mengguncang Kabupaten Tuban dan sebagian besar kota/kabupaten di Jawa Timur dan jawa Tengah. Gempa yang berpusat di 132 kilometer Timur Laut Kabupaten Tuban itu diikuti gempa susulan hingga mencapai 15 kali guncangan, dan membuat panik sebagian besar masyarakat di Jawa Timur. (Foto. BMKG)

SITUSJATIM - Tuban diguncang gempa bumi dengan magnitudo 6.0 pada Jum’at (21/3/2024) sekitar pukul 11.22 WIB. Gempa yang berpusat di 132 kilometer Timur Laut Kabupaten Tuban, Jawa Timur itu selanjutnya diikuti gempa susulan hingga mencapai 15 kali guncangan.

“Sampai jam 13.37 WIB, tercatat sudah ada 15 kali (gempa) susulan,” ujar Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas III, Karangkates, Malang, Mamuri.

Rentetan gempa susulan itu disampaikan Mamuri mulai melanda Tuban dan sekitarnya pada pukul 11.35 WIB dengan kekuatan magnitudo 4,4. Kemudian ada empat gempa susulan lagi mulai pukul 11.43 WIB dan 12.11 WIB, dengan kekuatan magnitudo tak lebih dari magnitudo 3,4.

Tak berselang lama, pada pukul 12.31 WIB terjadi lagi gempa susulan dengan kekuatan yang cukup besar, yakni magnitudo 5,3. Akibat gempa itu getarannya dirasakan di Tuban, Blora, Mojokerto, Lamongan,  Surabaya, Sidoarjo, Malang, Rembang, Pasuruan, Nganjuk, Demak, Kudus, Gresik dan sekitarnya.

Berikutnya, sekitar pukul 12.37 WIB sampai 13.18 WIB terjadi lagi sembilan gempa susulan dengan variasi kekuatan antara magnitudo 2,7 hingga yang terkuat magnitudo 4,1.

Berdasarkan rekam data dari BMKG, pusat gempa susulan ini berada di sekitar 130 kilometer Timur Laut Tuban Jawa Timur.

“Sore ini tadi sekitar pukul 15.52 WIB, ada lagi gempa susulan. Saya dan anak saya sampai lari keluar rumah karena lampu gantung di ruang tengah bergoyang cukup kencang. Gelas di rak dapur juga bergemerincing karena guncangan gempa,” kata Etik Susilawati, seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Wage, Taman, Sidoarjo saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Sedangkan titik pusat gempa pertama dan 15 gempa lainnya ini berdekatan. Yakni berada di sekitar garis 5,74 Lintang Selatan, 112,36 Bujur Timur di kedalaman 10 kilometer.

“Tapi gempa ini tidak berpotensi tsunami,” lanjut Mamuri.

Masyarakat pun diimbau supaya tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal warga cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan, sebelum kembali ke dalam rumah,” tandas Mamuri.

BPBD Jawa Timur menerima laporan terdapat dua rumah dan satu sekolah yang mengalami kerusakan akibat gempa di Kabupaten Tuban.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Satrio Nurseno menyatakan, dua rumah yang mengalami rusak ringan itu berada di Kabupaten Tuban dan Gresik.

Sedangkan satu sekolah di Kabupaten Gresik mengalami kerusakan pada bagian kaca jendela salah satu ruangan kelas.

“Kabupaten Gresik Desa Sungairujing, Kecamatan Sangkapura sekolah: 1 unit (SMAN 1 Sangkapura). Lalu di Desa Telukjatidawang Kecamatan Tambak, rumah rusak ringan 1 unit. Dan di Desa Glagah, Kec. Soko, Tuban rumah rusak berat 1 unit,” kata Satrio dikonfirmasi Jumat siang.

Saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan BPBD masing-masing kota/kabupaten di Jatim. BPBD juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada.

“Masih assesment,” ujar Satrio.

Terpopuler

Selengkapnya >>

FOLLOW US