Petugas PLn tengah melakukan pemeriksaan instalasi yang terendam banjir di wilayah Madura ( Foto : Humas PLN UID jatim )
SITUSJATIM - Hujan lebat mengguyur Pamekasan, Sampang, Bangkalan dan sekitarnya sejak Senin (11/3) mengakibatkan banjir di beberapa wilayah. PLN pun gerak cepat melakukan langkah pengamanan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat, personil PLN juga terus bersiaga memantau sistem kelistrikan pada daerah terdampak.
Hingga Rabu pagi (13/03) terdapat 139 unit Gardu Distribusi dan 29.575 pelanggan yang terdampak banjir. Sementara sebanyak 114 gardu distribusi dan 22.279 pelanggan telah berhasil PLN nyalakan kembali.
Adapun beberapa wilayah yang terdampak di Pamekasan, Sampang, Bangkalan meliputi Blega, Karang Nangka, Torjun, Galis, Kelbung, Arosbaya, Tengket : Jl. Trunojoyo, Jl. Purba, Jl. Abdul Azis, Jl Parteker.
Manajer PT PLN (Persero) UP3 Pamekasan Fahmi Fahresi mengatakan, terdapat kondisi yang menyebabkan listrik dinonaktifkan demi keselamatan yaitu apabila rumah warga terendam, jaringan listrik PLN terendam, dan keduanya terendam.
"PLN akan memulihkan listrik di lokasi banjir apabila semua jaringan listrik baik di sisi warga maupun PLN sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik," kata Fahmi.
PLN menerjunkan 44 personel yang dibagi ke dalam 4 regu tim pelayanan teknik (yantek) dan 6 regu tim Unit Reaksi Cepat (URC) untuk terus bersiaga melakukan pengamanan di beberapa lokasi. Kurang dari 24 jam, penormalan jaringan listrik wilayah yang telah surut dan tidak terdampak banjir telah dilakukan, sebanyak 114 gardu distribusi telah kembali menyala.
PLN terus memantau perkembangan situasi di lokasi-lokasi yang terdampak maupun berpotensi banjir untuk secara sigap mengambil langkah. PLN juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat untuk hal tersebut.
PT PLN (Persero) imbau seluruh masyarakat untuk waspada dan utamakan keselamatan ketenagalistrikan saat dilanda banjir. Saat menghadapi kondisi banjir, pertama, segera matikan listrik dari Miniature Circuit Breaker (MCB) di kWh meter. Hal ini untuk menghindari bahaya tersengat aliran listrik. Kedua, cabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak dan naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman.
"Apabila terdapat potensi bahaya kelistrikan segera lapor kepada PLN melalui PLN Mobile atau Contact Center PLN 123," terang Fahmi.