Plh Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono bersama Ketua KPUD Jawa Timur Choirul Anam dan Ketua KPUD Kota Surabaya Nursamsi saat memantau distribusi logistik pemilu di Surabaya ( Foto : Hermawan )
SITUSJATIM - Plh Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono memimpin jajaran Forkompimda Jatim melakukan pantaun langsung distribusi logistik pemilu. Pantauan dilakukan di tiga wilayah yaitu Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Di Surabaya Forkompimda mendatangi Gelora Pancasila yang dijadikan gudang logistik pemilu oleh KPUD Kota Surabaya.
Plh Gubernur Jatim Adhy Karyono menyampaikan bahwa dari penjelesan KPUD Kota Surabaya disampaikan bahwa logistik tidak ada masalah. Proaes distribusi juga berjalan lancar sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku.
" Dari peralatan pemilu ini sudah bisa dikatakan sesuai dengan SOP untuk Kota Surabaya. Semuanya sudah sesuai dengan prosedur. Saya lihat prosedurnya sangat ditaati dari gedung ini bergeser ke kecamatan kemudian kelurahan dan nanti malam dipastikan sudah bisa masuk ke tps dan semua tadi tidak ada potensi untuk kendala khususnya Surabaya " ujar Adhy Karyono.
Adhy Karyono.yang juga menjabat Sekdaprov Jatim juga menyampaikan bahwa situasi secara umum di Jawa Timur jelang pemilu aman.Pihaknya meyakini bahwa aparat keamanan secara terpadu sudah bergerak dan menjamin pelaksanaan pemilu di Jawa Timur akan lancar, meski tidak dipungkiri ada beberapa daerah yang rawan terjadinya gesekan yang keras.
" Teman-teman dari KPU dan Kapolda sudah mulai jalan. Kita jangan khawatir bahwa persoalan kebutuhan akan peralatan atau kotak suara maupun surat suara dan perlengkapannya sebagainya sudah siap. Demikian juga keamanan, tinggal melaksanakan pencoblosa. saja " lanjut Adhy Karyono.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Iman Sugianto menyampaikan, untuk proses pengamanan Polda telah mendistribusikan pasukan ke berbagai wilayah. Termasuk juga menguatan pasukan diwilayah yang dinilai rawan.
" Alhamdulillah kita kemarin sudah mendistribusikan lebih dari 10 ribu pasukan, terutama di 5 daerah rawan yaitu Madura dan Pasuruan. Insya Allah dengan pasukan yang kita sudah distribusikan kejadian-kejadian tahun 2019 mudah-mudahan terpetakan bisa kita mitigasi " tutur Kapolda Jawa Timur.
Sementara itu Ketua KPUD Jawa Timur Choirul Anam mengatakan bahwa saat ini distribusi logistik sudah 100%. Semua lengkap dan sudah berada di Kecamatan. Choirul Anam juga menambahkan hari ini sebagian besar logistik sudah mulai bergeser di kelurahan maupun di TPS. Dan dipastikan malam ini semua logistik paling tidak sudah ada di kelurahan dan di TPS.
" Saat ini terpantau logistik sudah ada di Kecamatan bahkan sudah ada yang dikelurahan. Kami pastikan malam ini sudah ada dikelurahan maupun TPS" ujar Choirul Anam.
Untuk area tersulit daerah kepulauan, Choirul Anam menyampaikan sudah dilakukan distrubusi logistik lebih awal seperti di Sumenep.
" Dibeberapa kepulauan di Masalembo, Masakambing, Kangean tanggal 3 Februari kemarin sudah kita geser. Kita dorong lebih awal termasuk Pulau Bawean Gresik ini kemarin tanggal 5 juga sudah kita geser. Dan laporan semua sudah aman terkendali " tambah Anam.
Terkait TPS khusus, menurut Choirul Anam KPUD Jawa Timur menyiapkan 416 TPS di lokasi khusus. Anam meyakini tidak ada masalah dengan TPS khusus ini..Pihaknya juga yakin tidak ada TPS yang sampai kehabisan surat suara.
Sementara untuk pemilih yang menggunakan DPTB atau surat pindah. Hingga saat ini KPUD Jawa Timur mencatat sekitar 4000 pemilih. Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah karena tingginya mobilitas masyarakat di Jawa Timur khususnya Surabaya dan beberapa kota lain.
Menyinggung tentang wilayah rawan bencana mengingat saat ini Jawa Timur memasuki puncak musim hujan, Choirul Anam telah meminta KPU daerah yang rawan bencana untuk tidak menempatkan TPS di daerah rawan bencana.
"Kami sudah meminta kawan-kawan KPU misalkan di Lumajang, Ponorogo maupun Pacitan yang memang agak rawan ini untuk memastikan TPS anya tidak di tempat-tempat yang rawan longsor maupun banjira. Kita minta TPSnya meskipun agak jauh tolong ditempatkan di tempat-tempat yang aman" pungkas Ketua KPUD Jatim Choirul Anam.