• Jawa Timur

Sadis! Perempuan di Surabaya Asik Nongkrong Usai Buang Bayi yang Baru Dilahirk

Asrul | Rabu, 19/01/2022 11:23 WIB
Sadis! Perempuan di Surabaya Asik Nongkrong Usai Buang Bayi yang Baru Dilahirk Bayi tersebut kini dirawat di Praktik Mandiri Bidan Istiqomah di jalan Sidotopo Lor Surabaya. (Tribun)

Jawa Timur - Sosok perempuan pembuang bayi laki-laki di Jalan Sencaki, Surabaya pada Senin (17/1/2022) terungkap. Dia berinisial ER (21), warga Sampang, Madura yang bernah bekerja sebagai pemandu lagu di Surabaya.  

Meski baru saja melahirkan bayi dan meninggalkannya di Jalan Sencaki Surabaya, ER sudah tampak asyik bercengkerama di sebuah warung kopi giras dekat Jembatan Suramadu. Keberadaannya pun diendus polisi sebelum akhirnya ditangkap pada Selasa (18/1/2022) malam. 

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Giadi Nugraha menyebut, pihaknya bersama polsek Semampir menyelidiki di sekitar lokasi hingga ditemukan alamat kos tersangka.

"Tersangka ini kosnya di jalan Digol. Disana kami menggali informasi dan diketahui jika tersangka kerap datang ke sebuah Cafe di Kedung Cowek," terangnya, Rabu (19/1/2022).

Dari kos tersangka, polisi bergerak cepat menuju Cafe SM, tempat ER pernah bekerja sebagai pemandu lagu karaoke. Disana polisi tidak mendapati ER, hingga ditemukan informasi jika ER berada di sekitar Box Culvert dekat jembatan Suramadu.

"Disana kami temukan sedang berada di sebuab giras. Langsung kami lakukan penangkapan dan tersangka kooperatif," tandasnya.

Saat ini, polisi masih melakukan upaya pencarian barang bukti persalinan yang dilakukan oleh ER.

"Nanti lengkapnya akan kami rilis. Masih mencari barang bukti juga" tandasnya.

Temuan bayi laki-laki ini menggegerkan warga Jalan Sencaki pada SEnin (17/1/2022) petang. Saat ditemukan, bayi laki-laki ini terbungkus dalam tas plastik berwarna merah. Bayi yang diduga baru saja lahir itu ditemukan pertama kali oleh anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi. 

"Awalnya ditemukan sama Via, anak-anak yang sedang bermain, terus laporan ke ibunya dan diteruskan ke warga," kata Fadli warga sekitar.

Mulanya, Via mencurigai suara tangisan bayi dan mencoba mendatangi sumber suara. Ternyata, tepat di Sencaki II nomor 85, ada bungkusan tas plastik merah berisi bayi laki-laki ditinggal begitu saja.

Sementara itu, Feril petugas Linmas Kora Surabaya menyebut, kondisi bayi laki-laki itu hidup dan tengah mendapat perawatan di Puskesmas Sidotopo Surabaya.

"Perkembangan berita dari kasatgas. Alhamdulillah, bayi yang ditemukan warga kondisi masih hidup dan saat ini ditangani di Puskesmas Sidotopo,” katanya.

Bayi tersebut kini dirawat di Praktik Mandiri Bidan Istiqomah di jalan Sidotopo Lor Surabaya. Bidan Istiqomah menyebut, saat ditemukan dan diantar ke kliniknya, bayi laki-laki itu dalam kondisi tali pusar masih menempel.

"Alhamdulillah, bayi sehat. Menangis keras, tidak merintih, kulitnya merah, semua normal. Bayi pada saat persalinan ini sudah usia matang dan wajar," kata Istiqomah, Selasa (18/1/2022).

Bayi tersebut lalu diberikan penanganan pertama dengan memotong tali pusar, membersihkan tubuh bayi dan memberikan suntikan hepatitis serta dihangatkan di ruang khusus. Bidan Istiqomah bersama Kelurahan, Polsek dan Babinsa bersepakat memberi nama pada bayi laki-laki yang tampan itu, Anugerah Rizki Sencaki.

"Semua disini bersepakat namanya Anugerah Rizki Sencaki," sebut Istiqomah, Selasa (18/1/2022).

Arti nama tersebut diharapkan jika bayi yang sengaja dibuang itu merupakan anugerah terindah tuhan bagi dirinya sendiri dan orang sekelilingnya.

"Rizki ini adalah rezeki yang diberi tuhan sebagai anak laki-laki tampan dan selamat. Dan nama Sencaki memang ketika ditemukan warga didepan jalan Sencaki," imbuhnya.

Bayi mungil itu terlihat tampan dan sehat. Kulitnya bersih, serta aktif menangis keras. Istiqomah juga menyebut jika sudah banyak warga yang ingin mengadopsi bayi tersebut.

"Kami masih menunggu langkah kepolisian untuk mencari orang tuanya. Jika pun ada yang mengadopsi tentu sesuai prosedur dan diutamakan yang belum memiliki anak," tandasnya.

Bayi tersebut diduga baru lahir sekitar pukul 16.00 WIB, dan ditemukan sekitar pukul 18.30 WIB oleh warga sekitar. (Tribun)

Terpopuler

Selengkapnya >>

FOLLOW US