• Jawa Timur

Ludruk, Saat Humor Menjadi Bahasa Rakyat

Manda Medita.R | Selasa, 11/11/2025 11:13 WIB
Ludruk, Saat Humor Menjadi Bahasa Rakyat Kesenian Ludruk Jawa Timur (Foto: Dinas Kebudayaan)

Situsjatim- Di tengah riuhnya kehidupan kota Surabaya, ada satu kesenian yang sejak lama menjadi cermin kehidupan rakyat kecil.

Ludruk, seni teater tradisional asal Jawa Timur ini bukan hanya tentang panggung dan tawa, tetapi juga tentang bagaimana suara rakyat diangkat dengan cara yang ringan, jenaka, dan penuh makna.

Pementasan ludruk biasanya dibuka dengan Tari Remo, tarian gagah yang jadi pembuka khas setiap pertunjukan. Setelah itu, suasana berubah cair dengan hadirnya tokoh “Pak Sakera,” jawara Madura yang penuh semangat dan ceplas-ceplos khas rakyat.

Semua pemeran dalam ludruk adalah laki-laki bahkan peran wanita pun dimainkan oleh laki-laki yang berdandan sebagai perempuan, atau yang disebut tandak.

Yang membuat ludruk begitu dekat di hati penontonnya adalah bahasa lugas khas Surabaya yang digunakan dalam dialognya.Tak heran jika setiap lawakan yang muncul terasa alami, seperti percakapan sehari-hari di warung kopi.

Kini, di tengah arus hiburan modern, ludruk tetap berusaha bertahan. Di balik tawa dan gamelan yang mengiringi ludruk menjadi pengingat bahwa humor bisa jadi cara paling jujur untuk bercerita tentang kehidupan.

(Manda Medita/MAG)

FOLLOW US