• Gaya Hidup

Bukan Hanya Rujak Cingur, Ada Banyak Rujak Lain di Jawa Timur

Eko Budhiarto | Minggu, 15/12/2024 14:34 WIB
Bukan Hanya Rujak Cingur, Ada Banyak Rujak Lain di Jawa Timur Rujak Cingur, kuliner khas Surabaya, Jawa Timur

SITUSJATIM - JIka ditanya makanan yang ingin dicicipi saat berkunjung di Jawa Timur, mungkin salah satunya rujak. Ya, rujak, telah menjadi ikon kuliner khas Jawa Timur.

Terdapat beberapa jenis rujak yang populer di provinsi ini. Ya, salah satunya rujak cingur, yang berasal dari Surabaya. Namun, sejatinya, ada banyak rujak di Jawa Timur selain rujak cingur.

Berikut uraian ringkas tentang beberapa jenis rujak di Jawa Timur:

Rujak Petis

Salah satu olahan terkenal di Jawa Timur adalah petis. Petis ini juga kerap hadir dalam olahan rujak. Rujak petis biasanya terdiri dari irisan timun, bengkuang, mangga muda, kedondong, tahu, taoge, dan kangkung. Semua bahan ini disajikan dengan siraman bumbu yang terbuat dari olahan petis, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam, gula merah, pisang muda, dan air.

Olahan rujak petis yang paling terkenal adalah rujak petis Madura yang memiliki bumbu berwarna kemerahan. Beberapa daerah yang juga punya olahan rujak petis adalah Situbondo dan Ponorogo.

Rujak Cingur

Rujak cingur merupakan makanan khas Surabaya, Jawa Timur. Makanan ini juga banyak ditemukan di daerah Jawa Timur lainnya dan menjadi kuliner khas di provinsi ini.

Cingur, dalam bahasa Jawa berarti mulut. Dinamai cingur karena rujak ini berisi moncong sapi yang direbus dan dicampurkan bersama buah dan sayur. Rujak cingur juga disajika bersama lontong, tahu, dan tempe. Bumbu rujak cingur terbuat dari olahan petis udang, gula merah, cabai, kacang tanah, bawang goreng, garam, dan irisan tipis pisang biji hijau yang masih muda.

Rujak Soto

Rujak soto merupakan perpaduan olahan rujak dan soto. Rujak soto berisi sayuran yang kemudian disiram dengan kuah soto beserta dagingnya. Soto bisa berupa soto daging sapi, ayam, atau babat.

Rujak soto biasanya berisi potongan lontong, irisan timun, potongan tempe, kangkung, tauge, dan daun turi. Rujak Soto merupakan makanan khas Banyuwangi yang sangat populer. Makanan ini bahkan sudah menjadi kuliner legendaris di Jawa Timur.

Rujak Kecut

Selain rujak soto, Banyuwangi juga punya rujak kecut. Sesuai namanya, rujak ini memiliki cita rasa kecut yang menyegarkan. Rujak kecut terdiri dari buah-buahan yang diparut memanjang dan diberi bumbu jeruk sambal, gula, dan cabai.

Buah-buahan ini biasanya teridiri dari mangga muda, bengkuang, jambu air merah, pepaya muda, hingga ubi jalar. Aroma harum buah, rasa segar gurih, pedas, manis, dan asam menjadikan rujak ini banyak digemari banyak orang.

Rujak Lontong

Rujak lontong merupakan makanan legendaris lainnya yang ada di Banyuwangi, Jawa Timur. Kuliner ini berisi lontong, tauge, tahu putih, mentimun, kacang panjang, dan sayuran lainnya. Proses pembuatan rujak lontong mirip dengan rujak uleg.

Lontong beserta sayuran lainnya dicampur dengan bumbu rujak. Bumbu rujak lontong terbuat dari kacang tanah, cabai, gula merah, garam, terasi, asam jawa dan petis. Rujak lontong kemudian diaduk hingga bumbu merata dan disajikan bersama kerupuk.

Rujak Gobet

Rujak Gobet atau rujak serut sangat populer di Malang. Rujak ini hampir sama dengan rujak buah pada umumnya. Yang membedakan adalah cara penyajiannya. Dalam rujak gobet, semua buah diserut kasar, kemudian direndam dengan bumbu rujak yang pedas, manis, dan gurih.

Selain itu ada satu buah khas yang menjadi bagian dari rujak ini yaitu nangka muda atau lebih dikenal dengan sebutan babal. Rujak gobet biasanya hadir dalam suguhan acara pernikahan, khitanan, dan hajatan lainnya. Namun, kini rujak gobet bisa ditemukan dengan mudah kapan pun di Malang.

Keywords :

Terpopuler

Selengkapnya >>

FOLLOW US