Atlet sepak takraw Tim PON XXI Jawa Timur asal Kota Kediri, Ayu Fitriani (foto:Antara)
SITUSJATIM - Namanya Ayu Fitriani, usianya masih muda, 18 tahun. Namun, meski berusia remaja, Ayu berhasil mempersembahkan medali emas dan perunggu cabang olah raga sepak takraw bagi Jawa Timur dalam ajang olah raga bergengsi PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara.
"Di PON dapat juara 1 dan juara 3. Untuk juara 1 medali emasnya dari beregu dan juara 3 yang medali perunggu tim dobel," katanya di Kediri, Senin (22/9/2024).
Atlet asal Kota Kediri ini mengatakan, tim dari Jawa Timur sangat kompak, bahkan seniornya juga membimbing sehingga semua bisa saling mendukung satu sama lainnya.
Dirinya juga mengaku event di PON adalah yang pertama kali diikuti. Sebelumnya, ia ikut di pra-PON dan berhasil juara, sehingga dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan daerah (Puslatda). Selain itu, juga diadakan training camp (TC) yakni pemusatan latihan yang umum dilakukan oleh tim olahraga sebelum bertanding.
Ia sangat bangga sebab capaian medali emas ini adalah yang sangat ditunggu. Jawa Timur untuk sepak takraw. Tim Jawa Timur terakhir mendapatkan medali emas pada 2012 dan kini pada 2024 baru mendapatkan lagi.
"Semua berkat senior dan teman-teman juga yang berjuang melawan masalah yang ada dan mencapai juara. Untuk terakhir 2012 dan baru mendapatkan lagi (medali emas) di 2024 ini," kata perempuan asal Kelurahan Bence, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri ini.
Ayu mengaku, ia mulai latihan sepak takraw sejak kelas empat sekolah dasar. Cabang olahraga ini dipilih dari masukan guru di sekolahnya yang menilai dirinya berbakat di sepak takraw.
Ia menyebut, orang tuanya juga sangat mendukung untuk terjun dalam cabang olahraga ini. Bahkan, saat latihan juga selalu diantar serta dijemput, termasuk latihan hingga larut malam.
"Bapak dulu atlet bola voli, ibu atlet lari. Kalau kakak bola voli. Keluarga juga sangat mendukung, selalu diantar dan dijemput saat latihan," kata dia.
Ayu menambahkan belum mengetahui soal bonus yang akan diterima. Untuk saat ini, ia konsentrasi kuliah dahulu di sebuah kampus di Surabaya.