• Nasional

IPF Gemakan Sustainability Package, Bagian Dari Kampanye Penanganan Sampah Nasional

Hermawan Priyono | Jum'at, 28/06/2024 22:39 WIB
IPF Gemakan Sustainability Package, Bagian Dari Kampanye Penanganan Sampah Nasional Ariana Susanti dan Putut Pramono dari Indonesia Packaging Federation ( IPF ) berdiskusi tentang sustainability package dengan Arie Putra Marketimg Engagement Manajer PEFC ( Foto : Hermawan )

SITUSJATIM - Sustainability package menjadi isu yang mengemuka khususnya di industri makanan dan minuman. Berbagai industri juga terus berinovasi dalam hal packaging yang ramah lingkungan. Ariana Susanti Bisnis Development Directord Indonesian Packaging Federation ( IPF ) menyampaikan bahwa IPF saat ini sangat gencar melakukan edukasi dan sosialisasi tentang Sustainability Package agar semakin membumi. Bahkam IPF juga memberikan penghargaan bagi pihak - pihak yang peduli dengan sustainability package.

" Kita ingin mensosialisasikan sehingga industri dan masyarakat lebih aware tentang hal ini. Kita juga mengapresiasi berbagai pihak yang telah sepenuh hati melakukan sustainability package hingga mendapatkan award baik di level asia maupun dunia " ujar Ariana Susanti.

Putut Pramono Indonesian Packaging Federation Education & Sustainability Directors menambahkan, sustainability package sebenarnya hal lama yang dikampanyekan dalam upaya pengendalian sampah. Namun sayangnya tak bergaung di masyarakat.

" Kalau bicara tentang sustainable package itu kan luas sebenarnya. Masyarakat sendiri menilai sustainable itu seperti apa ya mereka belum paham. Jadi kita tahu masyarakat masih belum terlalu paham dengan sustainability package ini " ujar Putut Pramono.

Putut Pramono juga menguraikan mesti ada metode untuk mensosialisasikan ke masyarakat dan memberikan edukasi termasuk kenapa kita harus melakukan sustainability package.

" Kita lakukan ini kan terkait sama problem pengelolaan sampah jadi pengelola sampah itu juga terkait pada material yang tidak bisa didaur ulang. Makanya dari sisi packaging desain ini tadi mesti mengarah ke yang bisa didaur ulang bisa digunakan dan seterusnya agar bisa memberikan value untuk bisa di proses berikutnya "papar Putut Pramono

Sejauh ini Putut menggarisbawahi, kalau ada masalah di daur ulang pemerintah telah mempunyai regulasinya. Dan diterapkan oleh beberapa lembaga kementrian, seperti kemenkumham, kementrian lingkungan hidup juga kemenperin.

" Tentu langkah mewujudkan sustainability package harus dilakukan bersama - sama. Diantaranya membuat strategi nasional untuk pengelolaan dan penanganan sampah yang ada di darat maupun di laut " lanjut Putut.

Diakui oleh Putut Pramono bahwa dalam hal pengendalian sampah cukup banyak pr-nya yang harus diselesaikan.

Menyinggung tentang packaging untuk UMKM, Putut menyampaikan sudah ada ada pendekatan yang dilakukan IPF untuk membantu UMKM.

" Beberapa waktu lalu, Bu Susanti ke Kupang untuk memberikan training mengenai desain kemasan di UMKM yang ada di Kupang " lanjut Putut Pramono

Putut juga menyampaikan bahwa dengan mengedukasi semua pihak yang terkait dengan sustainability package maka akan menjadi pintu masuk penanganan masalah sampah, yang sampai hari ini masih menjadi masalah nasional.

" Perlu kerja bareng secara nasional termasuk.dari diri kita sendiri dan keluarga kita karena itu yang dalam undang-undang itu secara individu itu bertanggung jawab juga terhadap pengelolaan sampah " pungkas Putut Pramono

Terpopuler

Selengkapnya >>

FOLLOW US