• Kesra

Malaysia dan Jawa Timur Bangun Kesepahaman Kerjasama Bidang Pendidikan

Hermawan Priyono | Selasa, 25/06/2024 20:55 WIB
Malaysia dan Jawa Timur Bangun Kesepahaman Kerjasama Bidang Pendidikan Wamen Pendidikan Tinggi Malaysia Datuk Ts Mustapha bertemu dengan Pj Sekdaprov Jatim Bobby Soemiarso membahas kerjasama bidang pendidikan ( Foto : Biro Adpim Pemprov Jatim )

Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur (Jatim) Bobby Soemiarsono menerima kedatangan Timbalan (Wakil) Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia Datuk Ts Mustapha Sakmud dan Duta Besar Malaysia Untuk Indonesia Syed Mohammad Hasrin Tengku Hussin di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (25/6/2024).

Dalam kesempatan tersebut, telah dibahas peningkatan kerjasama dalam bidang pendidikan. Sehingga ke depan diharapkan ada program-program bilateral yang dapat meningkatkan SDM Malaysia dan Jatim.

“Tadi sudah ada kata sepaham dan sepakat untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan. Ini membuka peluang bagi Jatim dan Malaysia utamanya di bidang pendidikan,” kata Bobby kepada wartawan usai pertemuan.

Kerjasama bidang pendidikan itu, menurutnya, yang pertama bagaimana kita melakukan pertukaran baik siswa maupun gurunya. Selain itu, bersama-sama mengembangkan beberapa bidang keilmuan di Jatim dan Malaysia. “Misalnya terkait bidang teknologi informasi,” ucapnya.

Dalam bidang teknologi informasi, lanjutnya, dapat dilakukan melalui pengiriman mahasiswa ke universitas di Jatim. Terlebih karena Jatim telah membuka branch kampus King’s College London yang fokusnya di bidang IT, security data, dan bidang lain yang terkait.

“Kita juga ingin kerjasama di bidang keilmuan pendidikan Islam. Ini tentunya akan memberikan bekal kepada pemuda-pemuda kita yang saling menimba ilmu di negara sahabat. Sehingga dua bangsa serumpun ini punya kesepahaman dalam membangun masing-masing negaranya,” paparnya.

Kerja sama semacam ini, tambah Bobby, tentunya akan memperkuat persaudaraan antara Malaysia dan Indonesia. Untuk itu, kerja sama ini rencananya akan dilanjutkan dalam pembahasan detil kesepahaman.

“Diharapkan kita juga bisa memiliki sister province dengan Malaysia, seperti yang kita punya dengan Osaka dan West Australia. Payung dari sistem ini akan memberikan manfaat dan akses lebih mudah untuk kerjasama yang lebih intens karena kita menyusun programnya tiap tahun,” jelasnya.

Wamen Pendidikan Tinggi Malaysia Datuk Ts. Mustapha Sakmud mengatakan bahwa kerjasama pendidikan ini lebih daripada sekedar meningkatkan SDM dua negara. Namun, juga menguatkan hubungan keduanya.

“Kesepahaman ini akan melihat bagaimana kita membangun kedua negara ini terutama dari segi anak-anak mudanya. Bagaimana kita mau mengembangkan bakat dan potensi kepemimpinan anak muda supaya seiring sejalan,” katanya.

Dia kemudian mengutip buku Historical Fact and Fiction, karangan Syed Muhammad Naquib al-Attas. Yang mengatakan bahwa Kepulauan Nusantara, yakni Indonesia-Malaysia merupakan serumpun di mana Islam berkembang.

“Jadi kalau dikaji, kita memang bersaudara. Maka anak-anak muda kita harus mengerti sejarah agar Rantau Nusantara, Malaysia dan Indonesia ini, hubungannya tidak terpisah,” tandasnya.

Terpopuler

Selengkapnya >>

FOLLOW US