• Bisnis

Kinerja Keuangan PGN 2023 Tumbuh Positif Meski ADB Prediksi Ekonomi Indonesia Melandai

Wahyoe Boediwardhana | Kamis, 14/03/2024 11:05 WIB
Kinerja Keuangan PGN 2023 Tumbuh Positif Meski ADB Prediksi Ekonomi Indonesia Melandai Meskipun Asian Development bank (ADB) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2023 melandai, namun justru PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil mencatatkan kinerja keuangan konsolidasi yang positif. (Foto.Istimewa)

SITUSJATIM – Di tengah isu pelambatan pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2023, ternyata PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) yang merupakan Subholding Gas PT Pertamina (Persero) mampu menjawab dengan keberhasilan pencatatan kinerja keuangan konsolidasi positif. Perusahaan gas milik pemerintah ini mampu membukukan pendapatan sebesar USD3,65 miliar, sementara untuk laba operasi tercatat sebesar USD 542,42 juta, dengan laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan ke entitas induk sebesar USD278,1 juta.

Sebelumnya di awal tahun, Asian Development Bank (ADB) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 hanya akan berkisar di angka 4,8 persen. Namun kenyataannya menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2023 tumbuh sebesar 5,04 persen (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 4,94 persen (yoy). Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan tahun 2023 tercatat tumbuh kuat sebesar 5,05 persen (yoy).

“Kami bersyukur dapat melewati tantangan sepanjang tahun 2023 ini. Kinerja keuangan yang diperoleh tersebut sebagai wujud upaya manajemen untuk mengelola bisnis hilir gas bumi yang optimal, handal serta aman namun tetap memberikan value bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lain yang terkait”, ujar Direktur Utama PGN Arief S. Handoko dalam keterangan pers, Rabu (13/3/2023).

Menurut penjelasan Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah perlambatan ekonomi global, khususnya pertumbuhan ekonomi yang meningkat pada triwulan IV 2023, didukung oleh hampir seluruh komponen PDB. Konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 4,47 persen (yoy) seiring dengan kenaikan mobilitas terutama pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru, daya beli masyarakat yang stabil, serta keyakinan konsumen yang meningkat.

Dalam pencapaian sisi operasional pada 2023, PGN berhasil mengalirkan volume niaga sebesar 923 BBTUD untuk kebutuhan industri, komersial, transportasi dan rumah tangga. Sedangkan untuk volume transmisi dalam bisnis pengangkutan sebesar 1.458 MMSCFD. Pada lifting minyak dan gas bumi, volume yang dihasilkan adalah 25.083 BOEPD, dan untuk transportasi minyak terdapat kenaikan signifikan dari 38.471 BOEPD tahun 2022 menjadi 155.775 BOEPD di tahun 2023. Pada LPG processing volume di tahun 2023 terhitung sejumlah 106 ton per hari.

Dalam pengelolaan pelanggan, jumlah pelanggan yang dimiliki PGN telah mencapai 830.935 pelanggan dengan rincian 825.856 rumah tangga, 3.103 industri dan komersial, serta 1.976 pelanggan kecil. PGN dalam perannya sebagai pengelola hilir gas bumi di Pertamina, secara berkelanjutan akan menjalankan kegiatan operasional dan investasinya secara inovatif dan prudent agar dapat menciptakan pertumbuhan bisnis organik serta multiplier effect perekonomian nasional. Selain itu, PGN juga lebih fokus dalam pengembangan utilisasi gas bumi yang ramah lingkungan di masa transisi energi menuju energi terbarukan.

“Kami menjalankan peran yang cukup challenging dalam rangka era transisi energi dari fosil ke EBT. Dengan posisi kunci sebagai salah satu aggregator gas bumi di Indonesia, harapan kami adalah dapat mengisi masa transisi ini melalui penyediaan gas bumi sebagai energi bersih kepada masyarakat,” pungkas Arief.

 

Terpopuler

Selengkapnya >>

FOLLOW US