• Bisnis

Masuki Bisnis Hub Skala Internasional, PGN Sukses Kapalkan LNG ke China

Wahyoe Boediwardhana | Senin, 12/02/2024 09:04 WIB
Masuki Bisnis Hub Skala Internasional, PGN Sukses Kapalkan LNG ke China Kapal Hoegh Gandria berbendera Norwegia mengangkut liquiefied natural gas (LNG) yang dibeli PGN dari Malaysia untuk kemudian dijual lagi ke pemesan dengan tujuan China. LNG yang diangkut kapal ini merupakan pintu masuk PGN memasuki lini bisnis sebagai hub jual beli energi skala internasional. (Foto.Istimewa)

SITUSJATIM - Subholding Gas Pertamina PT PGN Tbk mulai memasuki babak baru pengembangan dan diversifikasi bisnis skala internasional. Ini setelah perusahaan gas plat merah tersebut menjadi hub dan berhasil merealisasikan kesepakatan jual beli tujuh kargo gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG), setara 64 billion british thermal unit per day (BBTUD).

Dalam keterangan yang diterima disebutkan, PGN membeli supply LNG dari sumur gas alam salah satu negara di kawasan Asia Tenggara, yang selanjutnya dijual ke China.

Meskipun tidak disebutkan secara jelas berapa nilai transaksi jual beli LNG tersebut, namun Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko mengatakan bahwa pengiriman tujuh kargo pada tanggal 9 Februari 2024 tersebut merupakan cita-cita going global business dari PGN.

“Manuver ini menjadi realisasi ekspansi bisnis global dan diversifikasi bisnis PGN untuk masuk ke dalam bisnis LNG internasional, dengan memiliki portofolio penjualan energi tingkat global. LNG penting bagi supply chain yang dimiliki PGN, dan diharapkan menjadi penggerak revenue dari bisnis LNG internasional di tahun 2024,” ujar Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (11/2/2024).

Menurut penjelasan Arief, bisnis LNG internasional dengan tujuan negara China ini telah dijajaki PGN sejak tahun 2020-2021 bersama supplier dan buyer, hingga akhirnya mencapai kesepakatan bersama untuk realisasi pengiriman LNG tahun 2024 ini.

Dalam prosesnya, PGN berkomunikasi secara intensif baik dengan LNG supplier serta potensial buyer. Di samping itu, market intelligence juga dilakukan untuk pemasaran dan penetrasi LNG baik skala regional maupun global.

Kerjasama ini memberi benefit bagi PGN untuk penciptaan milestone penting dalam bisnis LNG global, sehingga menimbulkan awareness dan kehadiran dari PGN kepada para pemain LNG skala global. Selain itu, PGN menambah networking untuk menjalin hubungan baik dengan international player.

Arief menekankan, perhitungan bisnis dan good corporate governance (GCG) dilaksanakan secara hati-hati, agar upaya PGN dalam memasuki pasar LNG internasional memiliki dampak keekonomian bagi perusahaan maupun negara. Namun demikian, PGN tetap memberi prioritas pemenuhan gas bumi untuk kebutuhan dalam negeri, agar keekonomian dan ketahanan energi terjaga.

Diversifikasi bisnis LNG internasional di PGN didorong oleh pertumbuhan demand LNG di beberapa negara termasuk China. Potensi untuk pasar global cukup menarik, mengingat LNG memiliki keunggulan jika dibandingkan gas pipa. LNG dapat diangkut dalam jarak jauh dan disalurkan ke pusat-pusat permintaan dalam waktu yang relatif lebih cepat, serta dapat diperdagangkan di pasar terbuka. PGN memanfaatkan keunggulan ini dengan kapabilitas LNG portofilio untuk menjadi LNG player tingkat internasional.

Secara bertahap, infrastruktur diupayakan agar semakin handal, serta meningkatkan komunikasi bisnis baik dengan supplier dan buyer LNG di pasar global.

Milestone penjualan LNG global ini sebagai bagian dari rencana jangka panjang PGN dalam menjaga pertumbuhan bisnis. Kedepannya, PGN juga akan berusaha meningkatkan volume perdagangan LNG internasional melalui inisiatif yang sedang dijajaki saat ini termasuk potensi diversifikasi bisnis LNG lainnya seperti Gasing Up Cooling Down, revitalisasi dan pembangunan tangki penyimpanan LNG baru maupun LNG Bunkering yang akan dikerjakan oleh PGN maupun anak usahanya.

 

Terpopuler

Selengkapnya >>

FOLLOW US