Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menandatangani Deklarasi Pemilu Damai yang digelar oleh Polda Jatim ( Foto : Biro Adpim Pemprov Jatim )
SITUSJATIM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda Jatim dan berbagai elemen masyarakat Jatim menandatangani deklarasi pemilu damai 2024 di Gedung Mahameru Polda Jatim, Kamis (28/12).
Deklarasi pemilu damai ini dilaksanakan sebagai wujud komitmen bersama mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan damai sehingga persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga.
Usai penandatanganan deklarasi, Gubernur Jawa Timur Khofifah mengatakan, sepanjang tahun 2023 berbagai deklarasi pemilu damai telah dilaksanakan. Baik oleh unsur pemerintahan di Jatim maupun organisasi masyarakat, kelompok masyarakat dan para pemuda.
"Saya atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara deklarasi pemilu damai yang dilaksanakan Polda Jatim. Hal ini menegaskan komitmen yang sama untuk mewujudkan Pemilu Damai tahun 2024 sehingga persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga," terangnya.
Khofifah menambahkan, melalui komitmen bersama antara Forkopimda dan seluruh jajaran dalam menyambut Pemilu Damai, akan semakin menambah kepercayaan diri Provinsi Jatim dalam menghadapi Pemilu 2024.
Sehingga, pelaksanaan Pemilu 2024 berlangsung aman dan lancar sesuai aturan yang berlaku. Partisipasi pemilih tinggi, dan tidak terjadi konflik yang dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa utamanya konflik kekerasan.
"Ketika semua hal tersebut dapat dilaksanakan dengan baik, maka roda pemerintahan berjalan lancar baik di tingkat pusat maupun daerah serta masyarakat merasa aman dan damai menyambut pesta demokrasi," jelasnya.
Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan deklarasi pemilu damai menjadi momentum untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar pemilu di tanggal 14 Februari 2024 berjalan sukses.
Untuk itu, lanjutnya, Polda Jatim dan Forkopimda terus berkomitmen untuk meningkatkan kerjasama dan menjalin komunikasi pada seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas kamtibmas.
"Kami menitip diri, mohon anak-anak kami yang ada di wilayah kabupaten/kota diintensifkan kerjasama. Apa kira-kira yang bisa digagas bersama untuk kebaikan lingkungan dan masyarakat Jawa Timur sehingga kondisi di tahun politik tetap terjaga," pungkasnya.