• Jawa Timur

Terkendala Gudang, KPU Jatim Mulai Distribusikan Logistik Pemilu 2024

Hermawan Priyono | Kamis, 05/10/2023 07:19 WIB
Terkendala Gudang, KPU Jatim Mulai Distribusikan Logistik Pemilu 2024 Komisioner KPU Jatim Divisi Perencanaan dan Logistik Miftahur Rozaq saat memberikan keterangan kepada media terkait distribusi logistik pemilu ( Foto : Hermawan )

SITUSJATIM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur hari ini ( Rabu, 5/10/11) mulai mendistribusikan logistik untuk keperluan Pemilu 14 Februari 2024 mendatang. Hal ini diungkapkan oleh Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim, Miftahur Rozaq dalam kegiatan Media Gathering Sosialisasi Tahapan Pengelolaan Logistik dan peran media dalam kampanye Pemilu Tahun 2024 bertempat di hotel Movenpick, jalan Ahmad Yani Nomor 71 Surabaya, Rabu (04/10).

Miftahur Rozaq menegaskan bahwa pengadaan logistik Pemilu Tahun 2024 oleh KPU beserta jajarannya menekan pada 6T yakni, Tepat Jenis, Tepat Jumlah, Tepat Kualitas, Tepat Waktu, Tepat Sasaran, dan Tepat Biaya.

“Tepat Jenis artinya jenis logistik yang tersedia sesuai dengan jenis barang yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Pemilu Tahun 2024. Tepat Jumlah berarti logistik yang tersedia sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Lalu Tepat Kualitas, maksudnya kualitas logistik sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Kemudian, Tepat Waktu berarti logistik diterima dengan tepat waktu pada H-1 hari pemungutan suara.

“Sangat mungkin penyebab adanya Pemilu lanjutan karena keterlambatan distribusi logistik, namun alhamdulillah di Jawa Timur tidak ada hal seperti ini. Kita pastikan H-1 sudah sampai TPS,” tegas Rozaq.

Selain itu, logistik juga harus dipastikan Tepat Sasaran, artinya sesuai kebutuhan dan tidak salah alamat.

“Akan menjadi bermasalah bila surat suara yang dikirim salah TPS. Terakhir, Tepat Biaya. Artinya logistik yang tersedia diadakan dengan anggaran yang efisien,” katanya.

Rozaq pun menyampaikan ada tiga jenis logistik Pemilu, antara lain perlengkapan pemungutan suara, dukungan perlengkapan lainnya, dan perlengkapan pemungutan suara lainnya.

Lebih lanjut, Rozaq menuturkan pengadaan logistik Pemilu Tahun 2024 dibagi menjadi dua tahap yang pertama adalah tahap pengadaan logistik yang tidak berkaitan dengan penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) dan Daftar Pasangan Calon (DPC). Seperti kotak suara, bilik suara, tinta, segel, sampul, gembok/kabel ties pengaman kota suara, alat kelengkapan TPS; PPS dan PPK, serta tanda pengenal.
Sedangkan tahap kedua adalah pengadaan logistik yang berkaitan dengan penetapan DCT dan DPC. Antara lain, surat suara, alat bantu tunanetra Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dan Dewan perwakilan Daerah, formulir, serta DCT dan DPC.

"Mulai bulan ini logistik akan mulai didistribusikan dan beberapa kab/kota sudah siap dengan gudang penyimpanan yang sudah sesuai dengan standar,” jelasnya.

Rozaq menjelaskan KPU Jatim tidak punya gudang, hanya KPU Kab/Kota yang punya gudang penyimpanan logistik Pemilu. Maka mulai Rabu (5/10/2023) pihak ketiga akan mulai mengirim logistik ke beberapa kab/kota yang gudangnya sudah siap.

Selain Sosialisasi Tahapan Pengadaan Logistik, pada momen media gathering kali ini, dilakukan pula Sosialisasi Peran Media dalam Kampanye Pemilu Tahun 2024 berdasarkan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 Tentang Kampanye.

Materi Sosialisasi Peran Media dalam Kampanye Pemilu Tahun 2024 disampaikan oleh Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat (Parmas), Gogot Cahyo Baskoro.

Terpopuler

Selengkapnya >>

FOLLOW US