• Gaya Hidup

Tak Gentar, Fashion Skala UMKM Surabaya dan Mancanegara Tampil Sepanggung,

Hermawan Priyono | Jum'at, 08/09/2023 21:43 WIB
Tak Gentar, Fashion Skala UMKM Surabaya dan Mancanegara Tampil Sepanggung,  Gelaran Surabaya Fashion Parade (SFP) ke-16 semakin meriah dan diikuti perancang busana mulai level UMKM hingga desainer dari mancanegara. (Foto.Istimewa)

SITUSJATIM - Setelah tertunda setahun akibat wabah Covid-19, ajang Surabaya Fashion Parade (SFP) kembali digelar. Ini merupakan gelaran FSP ke-16, yang perhelatannya rutin digelar setiap tahun pada saat peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS). Agenda tahunan ini baru bisa digelar kembali September 2023.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya Rini Indriyani yang hadir dalam peresmian SFP di Convention Hall Tunjungan Plaza 3, Kamis (7/9/2023) malam, turut pula mengenalkan batik karya desainer asal Kota Pahlawan. 

Fashion parade tahun ini diikuti sekitar 80 desainer, mulai desainer asal Kota Surabaya, Jambi, Yogyakarta, hingga desainer mancanegara seperti dari Thailand dan Singapura. Bahkan dalam kesempatan SFP kali ini, peserta dari Jambi juga menampilkan busana produksi UMKM Dekranasda Kota Jambi.

Wali Kota Eri meminta kepada Founder SFP agar event bergengsi di kalangan desainer ini bisa kembali dijadwalkan pada bulan Mei di tahun mendatang, sehingga masuk dalam rangkaian HJKS.

“Insyaallah di tahun-tahun berikutnya akan muncul di bulan Mei. Ini menunjukkan, kalau bisa menggelar event seperti ini akan banyak UMKM yang ikut,” kata Wali Kota Eri. 

Eri Cahyadi menyampaikan, banyaknya peserta dalam FSP kali ini menjadi bukti bahwa Kota Surabaya menjadi magnet bagi wisatawan untuk berkunjung. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hadirnya desainer-desainer dari daerah lain dan mancanegara yang hadir di FSP ke-16 ini.

“Ada yang dari Thailand, bahkan juga ada yang dari Singapura,” sampainya. 

Menurutnya, event FSP ini dapat memunculkan ekonomi kreatif yang muncul talenta-talenta baru di kalangan anak-anak muda di Kota Surabaya. Tak hanya itu, kegiatan seperti ini juga sebagai wadah untuk menuangkan kreativitas dan bakatnya anak muda Kota Surabaya

Dirinya yakin, di FSP yang akan datang bakal bermunculan talenta-talenta baru memamerkan hasil karyanya.

“Ini tadi ada sekitar 80 (peserta) ya. Nah, dari Surabaya sendiri hampir setengahnya. Kalau sudah dari mancanegara melirik FSP ini, maka akan semakin menarik ini Kota Surabaya,” katanya. 

Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus mendorong para pelaku UMKM hingga pariwisata untuk bangkit. 

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Surabaya, Rini Indriyani, mengungkapkan rasa takjubnya pada UMKM Kota Surabaya yang ikut pada malam pembukaan FSP ke-16. Menurutnya, UMKM binaan Dekranasda Kota Surabaya tak bisa dipandang sebelah mata dan tidak kalah bagusnya dengan produk dari desainer lain, bahkan dari mancanegara. 

“Kita bisa lihat tadi, kalau produk UMKM kita nggak kalah loh ketika ada tangan-tangan desainer yang ikut terlibat. Tadi semua produk UMKM yang dikombinasi dengan kain hasil kolaborasi dengan desainer Kota Surabaya,” ungkapnya. 

Dengan mengusung tema “ENIGMATICO” Founder SFP Dian Apriliana Dewi mengaku, sebetulnya event FSP tahun ini adalah kado untuk Kota Surabaya. Selama 16 tahun terakhir, FSP menjadi bagian dari agenda tahunan dalam peringatan HJKS. Dian menjanjikan, pada tahun-tahun berikutnya FSP bakal kembali digelar pada bulan Mei, pada saat HJKS.

“Karena memang ini sebetulnya adalah kado untuk Kota Surabaya,” kata Dian. 

Dian menambahkan, event tahunan ini juga sebagai wadah bagi industri kreatif, khususnya di bidang fashion. Disamping sebagai wadah industri kreatif, FSP juga dijadikan pendukung UMKM di Kota Surabaya sehingga bisa berkembang ke depannya. Total 80 desainer yang terlibat, fokus pada pertama show dengan kategori sustainability, yaitu mengkampanyekan penggunaan fashion yang ramah lingkungan dan dapat digunakan berkali-kali. Hal ini bersamaan dengan kampanye dunia untuk peduli dan mencintai lingkungan. 

“Kami berharap dengan adanya FSP, para desainer bisa berkompetisi dengan kota lain dan juga bisa di mancanegara,” pungkasnya.

 

Terpopuler

Selengkapnya >>

FOLLOW US