• Jawa Timur

Jelang Puasa, 8 Perempuan Penghibur Diamankan Satpol PP Pasuruan di Tretes

Sri Windari | Selasa, 21/03/2023 12:35 WIB
Jelang Puasa, 8 Perempuan Penghibur Diamankan Satpol PP Pasuruan di Tretes Satpol PP Pasuruan jaring wanita penghibur di Tretes jelang Ramadhan (Foto: Adi Atma/beritajatim.com)

Jawa TimurSatpol PP ringkus sebanyak kurang lebih delapan orang perempuan penghibur di wilayah Tretes, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Hal ini guna berlangsungnya rangka cipta kondisi menjelang bulan puasa.

Terdapat kurang lebih tiga wisma yang berlokasi di wilayah Pesanggrahan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Di antaranya yakni wisma milik Khoiron tiga orang, wisma milik Syakur dua orang, wisma milik Ambon dapat dua orang, dan satu orang lagi dari warung kopi di wilayah Pasar Baru Ngopak, Kecamatan Grati.

“Awalnya kami melakukan penanganan tertutup dengan mengawasi dulu lokasi vila, ketika buka kita langsung bergerak cepat. Operasi cipta kondisi ini kita lakukan pada Senin (20/3) sekitar pukul 21.15 WIB dan selesai pukul 22.00 WIB,” kata Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan, Nurul Huda, Selasa (21/3).

Saat diamankan rata-rata para wanita malam ini sedang menunggu pelanggan, dan menunggu di ruang tengah wisma. Diketahui dari masing-masing wanita penghibur tersebut mematok tarif sekitar Rp500 ribu hingga Rp600 ribu sekali keluar.

Dari kedelapan orang yang diamankan Satpol PP, semuanya baru pertaman kali bekerja sebagai wanita penghibur.

“Rata-rata semuanya masih baru datang masih kerja sekitar dua bulan,” sahut Sulhi, Kabid Ketentraman dan Penertiban Satpol PP Kabupaten Pasuruan, saat mendampingi Nurul. dilansir beritajatim

Ditambahkan lagi, Satpol PP Kabupaten Pasuruan langsung mendaftarkan kejadian ini ke Pengadilan Negeri Bangil untuk melakukan sidang Tipiring. Sebelumnya para wanita penghibur ini dilakuka tes kesehatan yang berlokasi di kantor Satpol PP di komplek perkantoran Raci.

Hal ini merupakan keputusan terakhir karena para wanita penghibur tak bisa dikirim ke Kediri. “Sudah ada koordinasi sama Kediri, tapi mereka merasa kerepotan. Dan saat ini hanya menerima dari dalam Jawa Timur, sedangkan semua yang kami amankan KTPnya dari luar Jawa Timur,” sambungnya.

Terpopuler

Selengkapnya >>

FOLLOW US