Polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kejadian kecelakaan tunggal yang melibatkan pelajar di Jalan Raya Kawedanan-Lembeyan, Minggu (27/11).
Situsjatim.com - Lagi-lagi pelajar di Magetan meninggal dunia imbas kecelakaan. Kali ini kecelakaan pelajar terjadi di Jalan Raya Kawedanan-Lembeyan masuk Desa Lembeyan Wetan Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (27/11) pukul 11.00 WIB.
Korbannya adalah pelajar berinisial MP (16) warga setempat, dia mengendarai motor Honda Vario nopol AE 2215 OU. Dia mengalami kecelakaan tunggal usai menabrak gundukan tanah dan menabrak pohon asam jawa di pinggir jalan. Pelajar itu langsung meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Magetan AKP Budi Kuncahyo membenarkan kejadian tersebut dari laporan Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Magetan.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi diketahui kejadian itu berawal saat Honda Vario yang di dikendarai oleh MP bergerak dari arah Lembeyan ke arah Kawedanan atau dari arah selatan ke utara dengan kecepatan tinggi dan tidak menggunakan helm.
"Sesampainya di tempat kejadian Di jalan umum jurusan Lembeyan – Kawedanan tepatnya di sebelah utara rumah bapak Sutek Desa Lembeyan wetan diduga pengendara Vario tersebut menabrak gundukan tanah urug yang di pinggir jalan kemudian kendaraan tersebut mental ke arah kanan dan berhenti setelah menabrak pohon asem dan terjadilah kecelakaan lalu lintas tunggal atau terjatuh sendiri,” kata Budi pada beritajatim.com melansir situsjatim, Minggu (27/11).
Budi mengatakan pihak keluarga pengendara sepeda motor tersebut menginginkan kecelakaan tunggal tersebut tidak ditangani oleh pihak kepolisian dan membawa pulang Jenazahnya ke rumah duka dan sudah membuat surat pernyataan tidak ditangani oleh pihak kepolisian terlampir.
Polisi mengimbau pada masyarakat agar selalu tertib berlalu lintas. Terlebih tidak mengendarai kendaraan dengan ugal-ugalan.
Bagi pengebdara roda dua diminta agar teryib memakai helm entah tujuan dekat maupun jauh. Sekaligus, orang tua juga harus mengawasi anak-anaknya yang menggunakan motor terlebih diluar jam sekolah.
Diketahui, sudah dua kali terjadi kecelakaan yang melibatkan pelajar selama bulan November ini.
Pertama, yakni kecelakaan di Perempatan Kartoharjo yang membuat satu pelajar luka-luka imbas si penabrak menyerobot lampu merah. Yang kedua, adalah kejadian di atas, menewaskan pelajar yang mengalami kecelakaan tunggal tersebut.