• Jawa Timur

Pelajar SMA di Ngawi Datangi Petugas Damkar Lantaran Cincin Akik di Jarinya Tak Bisa Dicopot

Sri Windari | Rabu, 16/11/2022 18:40 WIB
Pelajar SMA di Ngawi Datangi Petugas Damkar Lantaran Cincin Akik di Jarinya Tak Bisa Dicopot Petugas Damkar saat melepaskan cincin akik yang dipakai oleh Achmad Yasin Maharanis (17) warga Jambangan, Paron, Ngawi, Rabu (16/11).

Jawa TimurSeorang pelajar SMA asal Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Ngawi, Jawa Timur terpaksa datang dan meminta tolong pada petugas Pos Induk Pemadam Kebakaran (Damkar) Ngawi, Rabu (16/11).

Pelajar tersebut adalah Achmad Yasin Maharanis (17), dia kesulitan melepas cincin akik yang baru dipakainya selama 2 jam. Beruntung cincin akik yang tebal itu berhasil dilepaskan dari jari Achmad.

Diketahui, cincin itu adalah salah satu koleksi milik ayahnya. Dia sengaja mencoba dan memotretnya ketika dipakai di jari tengah tangan kirinya.

Namun, setelah dua jam puas berfoto, dirinya mulai kesulitan melepas cincin itu. Dia diantar salah seorang rekannya untuk menuju Pos Induk Damkar Ngawi.

“Sudah saya coba lepas pakai sabun, minyak, tetap gak bisa keluar. Jari saya bengkak, akhirnya minta tolong temen katanya di awal suruh minta tolong ke tukang las. Tapi, ada yang menyarankan ke rumah sakit atau Damkar. Saya terus kepikiran untuk datang ke Damkar saja. Ini diantar teman saya,” kata Achmad, Rabu (16/11). dilansir beritajatim

Sesampainya di kantor Damkar, dirinya langsung mendapatkan penanganan. Di antara jari dan cincin dilapisi plat besi agar mata gerinda kecil tak bisa menembus sampai ke kulit. Tak sampai 30 menit petugas akhirnya bisa melepaskan cincin akik dengan warna batu biru itu.

“Ini cincin milim bapak saya. Saya coba pakai saja, tapj karena akhirnya susah dilepas saya minta bantuan Damkar. Memang sakit saat proses pelepasan, tapi karena cincinyaa yang menekan kulit. Setelah lepas saya tidak terluka,” kata Achmad.

Usai cincinnya berhasil dilepas, dia kemudian pulang bersama salah seorang rekannya. Terpisah, Purwanto Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Damkar Ngawi membenarkan jika pelepasan cincin ini sudah yang ke 10 kalinya.

Alat yang paling efisien digunakan untuk melepas cincin di jari adalah gerinda kecil, namun alat dukung milik mereka yang belum maksimal.

“Mata gerindanya ini ada yang lebih bagus, dan platnya sebenarnya ada alat khusus. Namun, dengan yang ada saat ini tugas kami sudah berhasil melepaskan cincin berbagai model dan bahan. Tidak ada yang sampai terluka. Semua lancar,” kata Purwanto.

Terpopuler

Selengkapnya >>

FOLLOW US