Bangunan kandang yang baru diisi oleh ayam potong dua hari lalu mengalami kebakaran. (Foto/Humas Polres Ponorogo)
Jawa Timur - Kebakaran melanda kandang ternak ayam potong di Kabupaten Ponorogo. Tepatnya di Dusun Kaponan 1 Desa Kaponan Kecamatan Mlarak. Si jago merah mengamuk hingga meluluhlantahkan bangunan kandang berlantai 3 tersebut.
Tidak ada korban jiwa manusia dalam kebakaran tersebut. Namun, ayam potong sebanyak 33 ribu mati terpanggang yang baru mengisi kandang baru dua hari yang lalu itu.
“Kandang ayam potong yang terbakar tadi pagi milik CV CIOMAS Ponorogo kerjasama dengan Kades Kaponan Mawardi,” kata Kapolsek Mlarak Iptu Rosyid Effendi, Jumat (4/11). dilansir beritajatim
Selain bangunan dan puluhan ribu ayam potong yang terbakar, Rosyid menyebut masih banyak lagi barang-barang yang ikut terbakar di dalam kandang. Kerugian materil ditaksir sebanyak Rp 1,8 miliar.
Jumlah kerugian itu terdiri dari rusaknya konstruksi kandang dan perangkat kandang. Selain itu juga sarana transportasi karyawan, barang-barang milik karyawan dan ternak ayam sebanyak 33 ribu ekor serta 100 kilogram pakan ternak.
“Kerugian materil dari kejadian kebakaran kandang ayam potong ini, mencapai Rp 1,8 miliar,” ungkap Rosyid.
Hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga terjadi korsleting listrik pada aliran kabel pemanas suhu yang berada di bagian tengah. Sebab, pemanas suhu tersebut, selain teraliri listrik, juga terdapat pemanas dari gas LPG.
“Pada saat cek di TKP, meteran PLN yang terdapat 3 panel itu, semua dalam keadaan off,” katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran itu. Empat karyawan yang tidur di dalam bangunan kandang itu, dapat menyelamatkan diri masing-masing. Pihak kepolisian mengamankan barang bukti yang diduga sebagai pemicu kebakaran. Yakni pemanas suhu dan panel listrik yang berada di lokasi kandang.
“Memang tidak ada korban jiwa manusia dalam kebakaran itu. Namun, kerugian capai miliaran rupiah,” pungkasnya.