Ular piton 5 meter yang diduga telah telan hewan ternak milik warga Desa Mategal, Parang, Magetan, Jawa Timur, Kamis (27/10)
Jawa Timur - Warga Dusun Kalitengah, Desa Mategal, Parang, Magetan, Jawa Timur menangkap ular piton sepanjang 5 meter yang diduga sudah menelan ternak milik warga, Kamis (27/10).
Warga merasa resah hingga saat menemukan ular berkeliaran di dekat sungai belakang rumah warga, ular itu lantas ditangkap dan dimasukkan dalam karung.
Suratno, warga setempat sekaligus si penangkap ular mengaku ayam petelur yang diternakkan sudah puluhan kali jadi mangsa.
Dia yang jengah pun kerap menangkap ular-ular sanca yang memasuki kandang ternaknya.
Sebelumnya, sudah tiga kali ular piton ukuran 3 meter masuk ke kandangnya dan dia tangkap sendiri dan kemudian dia jual ke pecinta reptil. Dan kali ini adalah ular terbesar yang ditangkap.
“Sebelumnya kan hanya ukuran tiga meter dengan berat sekitar 11 kilogram. Yang ini paling besar, ukurannya 5 meter dan beratnya sekitar 23 kilogram. Saya resah puluhan kali ternaknya ditelan ular. Banyak yang mati ternak saya gara-gara ditelan dan dimuntahkan ular,” kata Suratno saat ditemui di Mategal, Kamis (27/10).
Perut ular sanca kembang itu terlihat besar diduga sudah menelan hewan ternak warga.
Saat ditangkap ular tersebut sempat memberontak namun warga tak kurang akal hingga ular itu berhasil diamankan dan dimasukkan dalam karung.
“Saya sering menangkap sendiri, namun untuk kali ini saya ajak tetangga untuk membantu menangkapnya. Pernah satu kali saya menangkap dan ular itu melilit saya. Namun, akhirnya bisa saya lepaskan dan saya bunuh ular itu,” lanjut Suratno. dilansir beritajatim
Terpisah, Marwan perangkat desa setempat membenarkan terkait banyaknya ular di sekitar lingkungannya.
Tak hanya meresahkan para peternak, ular yang kerap menyambangi permukiman lingkungannya itu jug meresahkan petani dan orang tua yang memiliki anak kecil.
“Warga khawatir dengan keberadaan ular ini dan ini sudah ke empat kalinya ditangkap warga. Hampir setiap malam memangsa ayam warga belum lagi membahayakan anak anak yang sering bermain dan memancing di sungai. Ular yang ditangkap kali ini jenis piton kembang panjang 5 meter,” kata Marwan, Kamis (27/10).
Ular itu pun sudah diamankan dan dimasukkan dalam karung. Rencananya ular iru bakal dijual ke pecinta reptil.
Warga Mategal mengharap pemerintah turut membantu mereka agar bisa mengamankan ular itu.
Jika tak ada yang mau merawat atau melepas ular itu ke lokasi lain, maka ular itu akan dibunuh oleh warga.
“Kami akan membunuh ular ini jika tidak ada yang mau merawat atau mengamankan. Karena bagaimanapun ular ini berbahaya meski tidak berbisa,” pungkasnya.