Akibat Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpah Rumah Warga di Ngawi
Jawa Timur - Hujan deras disertai angin kencang kembali menerjang wilayah Kabupaten Ngawi.
Kali ini kecamatan yang terdampak adalah wilayah Kecamatan Mantingan dan Sine. Rumah warga tertimpa pohon tumbang usai guyuran hujan deras dan terpaan angin kencang.
Anggota Pemadam Kebakaran Ngawi yang berada di Pos Ngawi Barat lantas turut membantu melakukan evakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga tersebut.
Siang hari, pohon tumbang menimpa rumah warga Desa Tambakboyo, Mantingan, Ngawi. Dua batang pohon sekaligus menimpa rumah milik Suparno.
Tidak ada korban dalam kejadian itu, namun perlu evakuasi pohon tunbang yang mengkibatkan rumah warga rusak.
“Kami tadi membantu evakuasi rumah warga yang tertimpa pohon tumbang akibat hujan disertai angin kencang,” kata Wahyu, salah satu petugas Damkar Ngawi pada beritajatim, Senin (10/10).
Selain, itu sekitar pukul 17.00 WIB hujan deras mengguyur wilayah Sine. Akibatnya, salah satu rumah warga di Desa Tulakan, Sine, Ngawi tertimpa pohon tumbang.
Adalah rumah milik Sukino yang tertimpa pohon tumbang dan mengakibatkan kerusakan di bagian atap.
“Kami juga sudah melakukan evakuasi, dan syukur tidak ada korban,” kata Wahyu. dilansir beritajatim
Terakhir, pihaknya sempat melakukan evakuasi pohon yang hampir tumbang di pinggir jalan Raya Ngawi Solo tepatnya di area dekat Monumen Suryo Ngawi.
Wahyu mendapat laporan dari warga sekitar yang berjualan di pinggir jalan jika ada pohon yang batangnya audah retak.
Jika ada hujan disertai angin bisa membahayakan pengguna jalan atau warga yang berjualan.
“Akhirnya tadi kami evakuasi sekalian karena membahayakan pengguna jalan. Kami potong dan kami tarik sekalian dipotong agar tidak membahayakan,” kata Wahyu.
Pun, wilayah Ngawi masuk dalam daftar wilayah yang harus waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi karena diperkirakan akan terjadi hujan lebat dalam sepekan ke depan versi BMKG Juanda.
Dalam rilis resminya, BMKG Juanda mengimbau warga agar untuk melakukan penataan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan saluran irigasi/sungai, memangkas dahan dan ranting pohon yang rapuh/lapuk, menertibkan baliho semi permanen serta selalu waspada terhadap dampak bencana hidrometeorologi.