Sepeda motor Suzuki Satria tanpa nopol yang dikendarai korban. [Foto : ist]
Jawa Timur - Selang 1,5 jam, kecelakaan merenggut korban jiwa kembali terjadi di wilayah hukum Polres Mojokerto.
Setelah seorang pelajar tewas di jalan nasional Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, kecelakaan dengan korban jiwa terjadi di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.
Pengendara sepeda motor Suzuki Satria meninggal dunia usah disenggol mobil ambulans dari arah berlawanan.
Kejadian tersebut terjadi di Jalan Raya Desa Sukosari, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Senin (3/10) sekira pukul 07.30 WIB. Korban pengendara sepeda motor Suzuki Satria atas nama Puji Hantoro (34).
Saat itu, warga Dusun Brubuh RT 05 RW 09, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria tanpa nomor kendaraan.
Korban berjalan dari arah selatan ke utara, sesampainya di tempat kejadian mobil ambulans nopol N 310 RS datang dari arah berlawanan.
Diduga, mobil ambulans Mustaghfirin 47) warga Dusun Genitri RT 02 RW 01, Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan terlalu mengambil haluan ke kanan.
Akibatnya menyenggol kendaraan motor Suzuki Satria yang dikendarai korban hingga korban terjatuh.
Korban mengalami luka serius di bagian kepala dan dievakusi ke IGD RS Sumberglagah Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Diduga karena luka serius di bagian kepala tersebut menyebabkan korban meninggal dunia setelah mendapat perawatan di RS Sumberglagah.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Iptu J Wihandoko mengatakan, diduga sopir mobil ambulans ketika berjalan terlalu ke kanan sehingga bersinggungan dan terjadi kecelakaan lalu-lintas.
“Korban mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia setelah mendapat perawatan di RS Sumberglagah,” ungkapnya. dilansir beritajatim
Kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia tersebut ditanggani Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto.
Jenazah korban di ruang jenazah RS Sumberglagah, sementara kedua kendaraan dan sopir mobil ambulance diamankan guna dimintai keterangan.