Diduga Keracunan! Wartawan di Pasuruan 3 Hari Tak Sadarkan Diri, Polisi Uji Lab
Jawa Timur - Polres Pasuruan terus selidiki wartawan yang diduga keracunan. Wartawan harian Berita Metro, Adim ini keracunan setelah meminum teh dalam kemasan yang dikirim oleh orang tak dikenal.
Menurut Kasat Reskrim Polres Pasuruan dirinya mengatakan bahwa saat ini yang bersangkutan telah dikirim di RSSA Malang.
Dikarenakan RS Masyitho tidak mampu dan kemudia dirujuk ke RSSA Malang.
“Yang bersangkutan saat ini sudah dirujuk di RSSA Malang guna melakukan perawatan intensif. Pihak keluarga jugansedang menunggu foto dada untuk uji toksik,” jelas Adhi, Rabu (31/8).
Sedangkan untuk paket sembako yang dikirim di rumah Adim di Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan saat ini sedang dilakukan uji laboratorium.
Teh dalam kemasan yang diminum Adim ini saat ini sedang diuji oleh tim forensik.
Hal ini dilakukan guna mengetahui apakah terdapat kandungan racun didalam minuman. Sehingga nantinya akan diketahui jenis racun yang terkandung didalamnya.
“Untuk paketnya saat ini sedang diuji lab oleh tim forensik. Apa ada kandungan racun didalamnya,” imbuhnya. dilansir beritajatim
Saat ini Adim masih berbaring lemas di RSSA Malang. Terhitung kurang lebih sudah 3 hari saat di bawa kerumah sakit masih belum sadarkan diri.
Pihak kepolisian juga mengatakan bahwa saat ini merasa kesulitan. Dikarenakan di sekitar rumah Adim tidak terdapat CCTV.