Mobil dan sepeda motor di Desa Mulyorejo dibakar massa tak dikenal
Jawa Timur - Penyerangan oleh massa terjadi terhadap rumah warga di dekat hutan Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Warga ketakutan melapor.
Informasi ini diperoleh Abdul Muqiet Arief, mantan Wakil Bupati Jember, saat menghadiri undangan pengajian di Tetelan Darungan, Bidingan, Mulyorejo, Minggu (31/7) lalu.
“Tokoh Masyarakat setempat menceritakan adanya penyerangan sekelompok orang dan membakar tujuh rumah, dua mobil, lima sepeda motor, serta mesin penggiling kopi,” katanya, Kamis (4/8). dilansir beritajatim
Informasi yang diterima Muqiet, penyerangan terjadi pada Sabtu malam (30/7). “Kata mereka, ini adalah kejadian kedua kalinya. Juga pernah terjadi pembabatan pohon kopi yang cukup luas milik masyarakat,” katanya.
Muqiet sempat menanyakan penyebab kejadian itu. “Masyarakat bungkam. Ada semacam ketakutan. Takut mereka akan jadi korban berikutnya. Kalau menurut tokoh masyarakat, pelakunya sekitar 50 orang. Sepertinya ini memang harus dicari otaknya, karena ini bukan yang pertama,” katanya.
Sebelumnya, menurut Muqiet, ada pembakaran satu rumah dan dua sepeda motor. “Tapi api tak sampai melalap rumah itu. Hanya sepeda motor dalam rumah yang terbakar dan api berhasil dipadamkan. Yang massif yang malam Minggu itu, sampai ada yang rata dengan tanah,” katanya.
“Aparat kepolisian sempat turun dan berjaga di sana. Cuma pelakunya harus bisa diungkap untuk menjaga kondusivitas ke depan. Masyarakat dan tokohnya sangat ketakutan. Bahkan sampai ada yang bilang ke saya bahwa kebun kopinya dibabat, tapi tidak ngomong siapa-siapa. Diam saja,” kata Muqiet.
Mendapat curhat itu, dia menyarankan kepada masyarakat setempat untuk melakukan siskamling.