wilayah Kabupaten Jember dan Bondowoso berpotensi terdampak. Kondisi itu memungkinkan terjadi hujan abu vulkanik.
Jawa Timur - Gunung Raung tercatat mengalami erupsi sebanyak satu kali. Aktivitas itu memunculkan asap tebal berupa abu vulkanik setinggi 1500 meter di atas puncak gunung.
Arah letusan itu mengarah ke barat dan barat laut. Sejumlah wilayah berpotensi terdampak abu vulkanik Gunung Raung.
Sesuai arah angin, wilayah Kabupaten Jember dan Bondowoso berpotensi terdampak. Kondisi itu memungkinkan terjadi hujan abu vulkanik.
“Sampai malam ini, sejak terjadi erupsi pada Pukul 17.19 WIB tidak ada erupsi susulan. Untuk masyarakat agar tetap tenang, tidak panik. Potensinya adalah hujan abu mengikuti arah angin,” ungkap Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Raung, di Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Mukijo, Rabu (27/7).
Mukijo mengimbau agar warga di daerah-daerah yang berpotensi terdampak untuk mengantisipasi turunnya abu vulkanik.
“Untuk masyarakat agar menyiapkan diri memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan,” terangnya. dilansir beritajatim
Sebelumnya, Gunung Raung di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso dan Jember terjadi erupsi pada Pukul 17.19 WIB.
Ketinggian kolom abu teramati kurang lebih 1.500 Meter di atas puncak kurang lebih 4.832 Meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah barat dan barat laut.
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 32 mm dan durasi kurang lebih 9 menit.
Saat ini Gunung Raung berada pada Status Level I atau Normal.
“Kami terus melakukan evaluasi perkembangan terkini. Kami pantau terus aktivitasnya, belum dapat memastikan aktivitasnya,” pungkasnya.