• Jawa Timur

Baru 5 Bulan Selesai Dibangun, Dinding Penahan Tebing Kali Gandong Magetan Ambruk

Wahyoe Boediwardhana | Senin, 09/05/2022 15:07 WIB
Baru 5 Bulan Selesai Dibangun, Dinding Penahan Tebing Kali Gandong Magetan Ambruk Dinding Penahan Tepi Kali Gandong Magetan Amblas

Jawa TimurDinding penahan tebing Kali Gandong di Jalan Thamrin, RT 01 RW 03 Kelurahan Magetan, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ambruk.

Padahal, dinding tersebut baru selesai dibangun lima bulan lalu, tepatnya pada Desember 2021.

Bagian dinding yang ambles sepanjang 70 meter dari total 150 meter. Sedangkan tinggi bagian yang amblas mencapai dua meter.

Ketua RW 03, Muhammad Iqbal, mengaku mendapatkan laporan dari warganya pada Minggu malam (8/5).

Usai hujan deras, warga yang tinggal di dekat dinding penahan tersebut mendengar suara retakan yang keras namun tidak berani keluar rumah.

Saat pagi, baru diketahui adanya patahan pada dinding bagian timur. Sedangkan titik yang amblas mencapai dua meter.

”Suaranya cukup keras. Saat pagi kami cek ternyata sudah parah sekali. Kami laporkan ke pihak BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Dinas Perhubungan,” kata Iqbal, Senin (9/5).

Akibat kejadian ini, Iqbal menyatakan Jalan Thamrin terpaksa kembali ditutup untuk menghindari kemungkinan buruk yang bisa terjadi.

Karena kondisi dinding cukup membahayakan dan getaran dari kendaraan yang lewat bisa membuat retakan makin parah dan memicu longsor.

Iqbal juga mengungkapkan ini bukan pertama kalinya Jalan Thamrin ditutup. Pinggiran jalan yang merupakan tebing Kali Gandong longsor pertama pada 6 Februari 2018 lalu.

Kemudian sempat longsor lagi dan makin lebar pada Januari 2020. Kemudian, barulah mendapatkan penanganan permanen pada 2021 dan dikerjakan PT. WIKA dengan anggaran Rp 26 miliar untuk tiga titik termasuk di Jalan Thamrin.

”Ini longsoran juga dekat dengan rumah warga. Warga cukup takut karena bisa jadi rumah mereka turut terdampak. Kami mengharap penanganan yang cepat dari pihak terkait,” katanya.

Rumah-rumah tersebut, kata Iqbal, sudah dibangun permanen. Warga pun khawatir kalau hujan deras kembali mengguyur bakal ada lagi longsoran yang makin parah.

Pihaknya sudah mengimbau warga yang rumahnya terancam untuk tetap waspada. Pun, rata-rata itu semua adalah bagian belakang rumah yang berbatasan langsung dengan Kali Gandong.

Mereka pun juga masih belum ada rencana untuk relokasi atau mengungsi. ‘’Ya kami ingin segera ada upaya penanggulangan,’’ katanya. dilansir Beritajatim

Terpopuler

Selengkapnya >>

FOLLOW US