Pihak kepolisian yang melakukan cek TKP di area persawahan Desa Suki Desa Sambilawang Kecamatan Bungkal Ponorogo. (Foto/Endra Dwiono)
Jawa Timur - Usai terkena ledakan dari mercon yang sempat mejan, Iqbal (20) korban yang 3 jari tangannya hancur masih bisa pulang ke rumah temannya.
Tiba di rumah temannya yang berada di Dusun Suki Desa Sambilawang Kecamatan Bungkal Ponorogo, korban yang tangannya berlumuran darah, langsung dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. Harjono Ponorogo.
“Informasi yang kami terima, korban oleh warga langsung dilarikan ke rumah sakit usai melihat tangan korban berlumuran darah,” kata Kapolsek Bungkal AKP Suroso, Selasa (5/4). dilansir beritajatim
Suroso menceritakan kronologi sebelum ledakan mercon itu mengenai korban.
Awalnya, Iqbal datang ke rumah temannya yang bernama Andri. Di rumah Andri itu, juga ada beberapa teman Iqbal lainnya.
Nah, di situ Iqbal diperlihatkan 2 buah mercon berukuran diameter 5 centimeter. Melihat ada mercon itu, Iqbal akan mencoba meledakkannya di area persawahan di desa setempat.
“Korban mengendarai sepeda motor sendirian untuk meledakkan mercon itu di sawah. Sedangkan teman-teman lainnya menunggu di rumah Andri,” ungkap Suroso.
Teman-teman korban ini bermaksud mendengarkan suara ledakan dari rumah Andri. Kemudian korban mencoba menyalakan mercon dengan korek api.
Namun, setelah disulut api, mercon tersebut malah tidak meledak. Karena dipikir mejan (gagal meledak), akhirnya Iqbal mengecek dengan memegangnya. Naas, saat dipegang itulah, justru mercon itu meledak.
“Dipikir sudah mejen, tetapi setelah dipegang malah meledak. Sehingga jari-jari tangan kanannya hancur,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, tradisi menyalahkan mercon atau petasan di Ponorogo saat bulan Ramadan, akhirnya memakan korban.
Iqbal (20), pemuda asal Desa Sambilawang Kecamatan Bungkal Ponorogo harus menahan sakit di tangan kanannya, akibat terkena ledakan mercon yang Ia nyalakan sendiri.
Kejadian berdarah itu terjadi pada Senin (4/4) malam di area persawahan masuk Dusun Suki Desa Sambilawang.
“Kejadiannya tadi malam, petugas piket Polsek Bungkal mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwa ada pemuda yang terkena ledakan mercon,” kata Kapolsek Bungkal.
Usai mendapatkan informasi tersebut, petugas langsung meluncur ke TKP di area persawahan.
Namun, saat di lokasi keadaan sudah sepi, korban sudah dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka di tangan yang cukup parah.
“Karena terluka parah di tangan, korban oleh warga saat itu langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis,” ungkap mantan Kapolsek Ngrayun tersebut.