• Jawa Timur

Anak 12 Tahun Diperkosa Ramai-ramai, Aktivis Demo DPRD Kabupaten Kediri

Asrul | Rabu, 23/02/2022 17:06 WIB
Anak 12 Tahun Diperkosa Ramai-ramai, Aktivis Demo DPRD Kabupaten Kediri Unjuk rasa dilakukan sejumlah aktivis dengan mengatasnamakan Aliansi Relawan Perempuan dan Anak di depan Gedung DPRD Kabupaten Kediri

Jawa TimurUnjuk rasa dilakukan sejumlah aktivis dengan mengatasnamakan Aliansi Relawan Perempuan dan Anak di depan Gedung DPRD Kabupaten Kediri, Rabu (23/2).

Mereka minta DPRD mendesak Polres Kediri untuk segera menuntaskan kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur.

“Kami berharap keterangan yang kami dapat, pelakunya lebih dari satu. Kami berharap supaya kasus ini diungkap sejelas-jelasnya. supaya dapat memanggil Kapolres dan penyidik untuk mempertanyakan,” tegas Jeannie, korlap aksi. dilansir Beritajatim

Kasus pemerkosaan tersebut dialami oleh NE (12) asal Kabupaten Kediri. Polres Kediri dinilai lamban dalam menangani perkara itu. Sebab, sejak dikarenakan sejak dilaporkan awal tahun 2022 lalu, hingga kini baru satu orang yang diamankan.

Padahal dari hasil pengumpulan informasi para aktivis, pelaku kejahatan itu lebih dari satu orang serta melibatkan ayah kandung korban.

Data aktivis, NE diperkosa berulang kali. Pertama, korban diperkosa oleh empat orang teman ayah korban, pada Senin 27 Desember 2021 sekitar pukul 10.15 WIB.

Tindak kejahatan itu berlanjut di Pos Siskamling, pada pukul 18.15 WIB. Pelaku pemerkosaan sebanyak tiga orang yang berbeda.

Kemudian berlangsung lagi di Alas Simpenan, pada pukul 22.05 WIB dengan dua orang pelaku berbeda.

Para pelaku sengaja meninggalkan korban di Alas Simpenan sendirian. Keesokan harinya korban ditemukan oleh salah seorang warga dan dibawa ke rumah Ketua RT setempat.

Setelah itu, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kediri di Pare.

Para aktivis sengaja wadul ke DPRD Kabupaten Kediri karena kecewa terhadap kinerja Kapolres Kediri dan bawahannya.

Apalagi, para aktivis dalam kasus pemerkosaan NE ini ada indikasi terjadinya tindak perdagangan manusia (trafficking).

Massa aksi kemudian ditemui langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodik Purwanto dan Dinas Sosial setempat. Audiensi berlangsung di Ruang Komisi III DPRD.

“Kami akan melakukan koordinasi terkait kasus ini dengan Kapolres Kediri. Kedua, terkait dengan korban kini sudah berada di tempat yang aman dan sudah ditangani,” ungkap Dodik.

Usai beraudiensi dengan DPRD, para aktivis kemudian melanjutkan aksinya ke Polres Kediri. Mereka akan menyampaikan tuntutan yang sama untuk mendesak kepolisian menuntaskan kasus pemerkosaan terhadap NE.

Terpopuler

Selengkapnya >>

FOLLOW US