Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Cahya Purnama (foto: radar jogja)
Jawa Timur - Hasil tracing kontak erat terhadap Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo ditemukan 10 orang positif Covid-19.
Pada hasil tracing awal yang dilakukan Senin (24/1) ditemukan sembilan orang positif Covid-19.
Kemudian, Selasa (25/1) dari 36-40 orang yang dilakukan tracing di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, ditemukan satu positif Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Cahya Purnama menerangkan, sembilan yang melakukan tracing awal, merupakan orang terdekat di lingkungan rumah dinas bupati.
Satu lainnya, dari pejabat instansi yang bekerja di lingkungan Pemkab Sleman.
Sepuluh orang ini menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing. Dinkes juga berupaya melakukan tracing secara meluas terhadap kontak erat tersebut.
“Kami lakukan tracing lagi. Sasaran kontak erat di instansi atau di rumahnya (Bupati, Red),” ungkap Cahya, kemarin (26/1). Dilansir JawaPos
Munculnya kasus ini menambah pertumbuhan distribusi Covid-19. Yang semula kasusnya landai di bawah lima kasus, berdasarkan data per kemarin siang (26/1), total angka positif Covid-19 mencapai 16 orang.
Salah satu penyebabnya, terdapat klaster keluarga dari perjalanan luar daerah, Bekasi dan Medan. “Sejauh ini, belum ada laporan adanya temuan Omicron di Sleman,” kata Cahya.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Shavitri Nurmala Dewi salah satu kontak erat Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Dia mengaku, beberapa kali mendampingi Kustini dalam berbagai kunjungan kerja dan kegiatan kedinasan.
Adanya persebaran Covid-19 ini dia mengajak masyarakat agar tidak terlena dengan prokes. Karena meski sudah divaksin, tidak menjamin terbebas dari persebaran Covid-19.
“Hanya saja gejalanya lebih ringan, bahkan saya tidak merasakan gejala apapun,” kata dia.
Demikian juga Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, meski saat ini sedang isoman dia tak absen dari kedinasannya. Roda pemerintahan tetap berjalan lancar.
Bahkan Kustini masih dapat memimpin rapat koordinas forum komunikasi pimpinan daerah melalui zoom meeting.
“Beberapa tugas yang teknis saya serahkan ke mas Danang Maharsa (Wakil Bupati Sleman). Yang saya handle melalui online tetap saya lakukan work from home,” ungkap Kustini.