
Banjir terjadi di Perum Alama Mutiara Kendalpecabeab Candi imbas tata ruang yang amburadul ( Foto : Hermawan )
Empat hari sudah warga Perum Alam Mutiara Desa Kendapecabean Kecamatan Candi Sidoarjo dikepung banjir..Air setinggi lutut tersebut tidak hanya menggenangi jalan tapi masuk ke rumah warga. Imbas tata ruang dan intesitas hujan menjadi penyebab utama, selain juga saluran drainase yang buruk.
" Sudah sejak tanggal 11 kemarin banjir mas. Air tidak surut bahkan memasuki hari ini makin tinggi " ujar Ibu Nana warga setempat.
Menurut ibu 2 putra tersebut banjir terjadi karena kontur tanah yang rendah akibat tata ruang yang amburadul. Dari pantauan Situsjatim.com, banjir terjadi paling parah di blok belakang imbas keberadaan jalan yang rendah. Saat ini jalan yang melintas di perumahan tersebut adalah aset desa, sayangnya desa tidak pernah meninggikan meski akses jalan disekitanya sudah ditinggikan.
" Bisa dilihat ya, dibagian belakang yang dilintasi jalan desa akses jalan d kampung sudah tinggi kemudian perumahan sebelah juga tinggi. Tapi yang di Alam Mutiara tidak ditinggikan " lanjut Nana.
Sejauh ini kondisi tersebut tiidak pernah mendapat perhatian pemerintah desa. Nana juga berujar meski banjir sudah empat hari, Kepala desa maupun perangkat desa tidak pernah melihat atau menanyakan keadaan warga terdampak.
" Jangankan meninggikan, banjir seperti ini warga susah tidak ada perhatian dari Kepala Desa atau perangkat yang lain. Ya akhirnya warga berusaha sendiri. Tolong mas disampaikan Pak Bupati kondisi ini." pungkas Ibu Nana yang bingung mengantar anak sekolah karena banjir.