Dunia industri yang terus berkembang dan bergesernya gaya hidup masyarakat, tuntutan akan pasokan kelistrikan yang cukup dan andal selama 24 jam menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Hal ini harus diimbangi infrastruktur kelistrikan yang memadai yang bisa memasok kebutuhan dari pelanggan rumah tangga biasa hingga ke pelanggan indutri skala besar. Berdasar kondisi tersebut, monitoring dan evaluasi dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang ada di Jawa Timur mutlak diperlukan.