Dengan mengenakan kostum ala pejuang, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur menggelar upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Pahlawan di halaman kantornya di Jalan Airlangga No. 31-32, Surabaya, pada Minggu (10/11/2024).
Ikatan Penyuluh KB (IPeKB) merayakan HUT ke-17 tahun dengan menggelar Roadshow dan Baksos dari Banyuwangi hingga Yogyakarta. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi, Maria Ernawati dalam konferensi pers daring, Selasa (20/08/2024).
Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur siap menyongsong Nusantara Baru, Indonesia Maju dengan memenuhi target-target Program Bangga Kencana. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Dra Maria Ernawati dalam pidatonya saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 tahun 2024 yang diikuti oleh seluruh karyawan Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur dengan menggunakan busana dari seluruh Propinsi di Indonesia, Sabtu (17/08/2024).
Deputi Bidang Pengendalian Penduduk,Dr. Bonivasius Prasetya Ichtiarto mengungkapkan Grand Design Pembangunan Kependudukan diperlukan untuk menjadi landasan penanganan persoalan kependudukan yang terencana, sistematis, dan berkesinambungan. Dengan Grand Design Pembangunan Kependudukan tersebut, maka mengatasi permasalahan kependudukan dilakukan secara terintegrasi dan bersinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lintas sektor antar kementerian/lembaga.
Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur ingin segera menuntaskan permasalahan stunting dan pernikahan anak di Provinsi Jawa Timur ini. Berbagai kerjasama dilakukan, salah satunya dengan Polda Jatim.
Selasar Gedung Patuh, Kantor Polda Jatim menjadi tempat dilaksanakannya penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara BKKBN Jawa Timur dan Kepolisian Daerah Jawa Timur tahun 2024.
Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono bersama dengan Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo serta Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Maria Ernawati, meluncurkan Population Clock Provinsi Jawa Timur dalam Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Tingkat Provinsi Jawa Timur di Jatim Expo (JX) Surabaya, Rabu (10/7).
Angka dispensasi nikah di Provinsi Jawa Timur masih menjadi pekerjaan rumah bagi BKKBN Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan data Kependudukan 2023, tingginya angka pernikahan anak relevan dengan tingginya angka perceraian. Melihat hal itu, Kelompok Kerja Insan Jurnalistik keluarga berencana (Pijar) Jatim tergugah untuk meningkatkan kesadaran remaja melalui kegiatan Dialog Akademisi.
Dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional Ke-31 Tahun 2024, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)
melaksanaan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor pada 4 Juni 2024. Kegiatan ini juga sekaligus sebagai upaya untuk mencapai Angka Kelahiran Total (Total Fertility Rate/TFR) sebesar 2,1 di Indonesia pada Tahun 2024, Hal ini diungkapkan oleh Kepala BKKBN RI, dr. Hasto Wardoyo pada acara Peluncuran Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor (PSA) dan Halo PSA di RS Bali Mandara di Denpasar Bali, Selasa (04/05/2024).
Video viral balita usia 4 tahun di Kabupaten Sampang menarik perhatian Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur. Bersama Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Sampang, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sampang, Bappeda litbang kabupaten Sampang, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Maria Ernawati berkunjung ke rumah orang tua balita yang viral tengah melakukan pertunangan pada 16 April 2024 lalu
Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur melaksanakan rapat evaluasi serta penandatanganan perjanjian kinerja, optimalisasi program Bangga Kencana dalam percepatan penurunan stunting pada tahun 2024. Di tahun terakhir program percepatan penurunan stunting, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menargetkan prevalensi stunting di angka 13 persen.
Saat ini justru Janda Usia Sekolah atau JUS yang menjadi Pekerjaan Rumah atau PR bagi kami," ungkap Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Maria Ernawati dalam Diskusi Radio dengan tema Ibu Sehat Cegah Stunting .
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur berkolaborasi dengan Kelompok Kerja Insan Jurnalis Keluarga Berencana (PIJAR) Jatim, melakukan edukasi dan sosialisasi pencegahan pernikahan dini.
Kelompok Kerja Insan Jurnalistik Keluarga Berencana (PIJAR) Jatim bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Jawa Timur terus mensosialisasikan program Pendewasaan Usia Perkawinan. Melalui kegiatan PIJAR Jatim Goes to School Stop Pernikahan Dini dan Kehamilan Tidak Diinginkan.