Nikmat Gurih Nasi Becek, Perpaduan Soto dan Sate dari Nganjuk

Manda Medita.R | Rabu, 19/11/2025 10:32 WIB

Dari sekian banyak kuliner khas Jawa Timur, Nasi Becek punya tempat istimewa di hati masyarakat Nganjuk Ilustrasi nasi becek alias sego becek khas Nganjuk Jawa Timur.

Situsjatim - Dari sekian banyak kuliner khas Jawa Timur, Nasi Becek punya tempat istimewa di hati masyarakat Nganjuk. Hidangan yang dalam bahasa Belanda disebut De trieste rijst ini terdengar sederhana, tapi punya cita rasa dan filosofi yang dalam.

Di daerah asalnya, makanan ini dikenal dengan nama Sego Becek, yang berarti “nasi yang becek” karena disajikan dengan kuah melimpah seperti soto.

Sekilas, nasi becek memang mirip dengan soto daging. Bedanya, di atas nasi dan kuah gurihnya, terdapat potongan daging sapi serta sate kambing yang sudah disuwir dari tusukannya.

Paduan dua lauk ini menciptakan sensasi rasa yang unik gurih, pedas, dan sedikit berlemak, khas masakan pedesaan Jawa Timur.

Baca juga :

Yang menarik, nasi becek bukan sekadar makanan, ia juga simbol kebersamaan dan keramahtamahan. Dulu, hidangan ini sering disajikan dalam acara hajatan desa atau syukuran panen.

Makan nasi becek bareng-bareng di atas daun pisang, sambil duduk melingkar, dianggap membawa keberkahan dan mempererat silaturahmi antarwarga.

Meski tampilannya sederhana, setiap suapan menghadirkan cita rasa nostalgia yang kuat rasa rumahan dan hangat.

Jadi, kalau kamu sedang menjelajah kuliner Jawa Timur, jangan lewatkan sepiring Nasi Becek. Di balik kuahnya yang becek, tersimpan cerita panjang tentang rasa, budaya, dan kebersamaan masyarakat Nganjuk. (Manda Medita/MAG)

TAGS : Nasi Becek Jawa Timur Makanan Khas Nganjuk