Bantu Korban Gempa, BPBD Jatim Dirikan Tenda Pengungsian di Bawean

Hermawan Priyono | Sabtu, 23/03/2024 12:50 WIB

Gempa susulan terus terjadi di sekita wilayah Tuban. Tercatat higga hari ini Sabtoe (23/03/24) gempa susulan telah mencapai 160.kali. Kalaksa BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto menyampaikan bahwa gempa susulan terua terjadi namun magnitudonya cenderung menurun d kisaran 4 magnitudo dan tidak berpotensi tsunami.

SITUSJATIM - Gempa susulan terus terjadi di sekita wilayah Tuban. Tercatat higga hari ini Sabtoe (23/03/24) gempa susulan telah mencapai 160.kali. Kalaksa BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto menyampaikan bahwa gempa susulan terua terjadi namun magnitudonya cenderung menurun d kisaran 4 magnitudo dan tidak berpotensi tsunami.

" Sejak pagi sekitar pukul 06.00 gempa susulan telah terjadi sebanyak 160 kali. Sejauh ini tidak berpotensi tsunami. Seperti kemarin saat getaran besar hingga 6,5 magnitudo " ujar Gatot Soebroto.

BPBD Jatim menurut Gatot juga terus memantau dinamika lapangan, baik korban maupun kerusakan. Menurut Gatot jumlah kerusakan memang bertambah karena getaran yang kuat hingga sekala atau radius dampaknya ke beberapa kota termasuk Surabaya.

" Kita monitor dan update dampaknya, seperti kerusaka. atau korban Sampai saat ini korban ada 2 mengalami luka ringan " lanjut Gatot.
a
Dari catatan BPBD Jawa Timur, rumah rusak ringan berjumlah 52 unit, rusak sedang 13 unit, dan rusak berat: 5 unit. Sementara kerusakan juga terjadi di
2 unit sekolah, 5 unit rumah sakit, 1 unit ponpes, serta 5 unit kantor kepala desa. Selain itu 3 unit masjid, kandang ternak, dan 1 bangunan gedung juga mengalami kerusakan.

Baca juga :

BPBD Jatimpun juga telah melakukan beberapa langkah strategis untuk penanganan korban gempa ini.

" Kita sudah lakukan koordinasi penanganan dan juga mengiriman tenaga ke lokasi serta bantuan logistik untuk para korban " lanjut Gatot Soebroto.

Selain itu menurut Gatot Soebroto, Pusdalops PB BPBD Jatim terus melanjutkan koordinasi dengan Agen Bencana, BMKG, serta Pusdalops PB BPBD Kab./Kota untuk memantau keadaan dan dampaknya.

Sementara itu di lokasi bencana terdampak, personil TRC PB BPBD Prov. Jatim telah berhasil mendirikan tenda pengungsi sebanyak 2 unit yaitu di RS. Unair.

Pendirian rumah sakit darurat juga telah dilakukan. Ini untuk mengantisipasi kondisi darurat menurut Gatot Soebroto. BPBD Kab. Lamongan misalnya, amendirikan Tenda Darurat di RS Muhamadiyah Babat untuk mengantisipasi adanya gempa susulan kembali terjadi. Kemudian BPBD Kab. Gresik juga telah mengirimkan personil menuju Pulau Bawean dengan membawa 1 Tenda Pengungs, 100 lembar terpal, 75 Dus Makanan Siap Saji, 2 Unit Motor Trail.

BPBD Prov. Jawa Timur pum juga memberikan bantuan menuju Pulau Bawean, Kab. Gresik seperti makanan siap saji 50 dus, air mineral 50 dus, terpal 200 lembar, lauk pauk 50 dus, juga Sembako 100 paket, Matras 100 dan Selimut 200 pcs.

" Bantuan sudah kita koordinasikan untuk segera diluncurkan ke Bawean agar masyarakat tidak kekurangan khususnya dalam memenuhi kebutuhan logistiknya "pungkas Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto.

TAGS : Gempa pengungsi tenda