Buka Pembukaan Perdagangan Saham BEI, Wapres : Saya Optimis 2024 Pasar Modal Indonesia Lebih Cerah

Hermawan Priyono | Sabtu, 06/01/2024 14:19 WIB

Ma’ruf Amin juga memaparkan beberapa hal yang dapat dilakukan memajukan pasar modal Indonesia, di antaranya meningkatkan inovasi dan pemanfaatan teknologi digital dalam memberikan layanan kepada para investor, optimalisasi pengembangan potensi pembiayaan melalui pasar modal dengan peningkatan literasi kepada masyarakat, serta memperluas jejaring dan meningkatkan sinergi antar pemangku kepentingan.

SITUSJATIM - Suasana penuh semangat dan optimisme mewarnai pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2024. Pada momen ini, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian kinerja pasar modal sepanjang tahun 2023.

Indonesia telah berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang baik, serta melanjutkan agenda-agenda strategis nasional.

“Jumlah penghimpunan dana serta jumlah investor ritel pasar modal yang kini mencapai 12 juta lebih mengindikasikan adanya partisipasi masyarakat yang kian baik. Dengan eksekusi strategi dan kebijakan yang tepat, saya optimis pasar modal Indonesia mampu bekerja lebih cerah,” tutur Ma’ruf Amin di lantai Bursa, Selasa (2/1/2024).

Ma’ruf Amin juga memaparkan beberapa hal yang dapat dilakukan memajukan pasar modal Indonesia, di antaranya meningkatkan inovasi dan pemanfaatan teknologi digital dalam memberikan layanan kepada para investor, optimalisasi pengembangan potensi pembiayaan melalui pasar modal dengan peningkatan literasi kepada masyarakat, serta memperluas jejaring dan meningkatkan sinergi antar pemangku kepentingan.

Baca juga :

Pasar modal diharapkan akan makin positif di tahun baru ini setelah menunjukkan kebangkitannya pada 2023. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pasar modal tahun 2023 ditutup pada posisi 7.272,797 atau tumbuh 6,16% dibanding penutupan perdagangan tahun 2022. IHSG tertinggi sepanjang 2023 tercatat pada perdagangan Kamis (28/12) di posisi 7.303,888.

Di 2023 lalu, pasar modal Indonesia berhasil mencapai rekor kapitalisasi pasar tertinggi pada 28 Desember 2023 senilai Rp11.762 triliun. Atas capaian tersebut, BEI selaku penyelenggara pasar menempati peringkat ke-9 dari segi total penghimpunan saham di antara bursa saham global berdasarkan EY Global IPO Trends 2023. Total penggalangan dana atau emisi dilakukan 222 kali. Total dana terkumpul mencapai Rp 255,21 triliun.

Wapres mengapresiasi pencapaian tersebut, terutama berkat partisipasi 12 juta investor pasar modal. Luar biasanya, sebanyak 79% di antaranya investor milenial di bawah usia 40 tahun. Tahun 2024 diharapkan Wapres agar para pelaku pasar modal dapat bersama-sama melakukan kegiatan strategis yang didorong optimisme pertumbuhan dengan cara, pertama, meningkatkan inovasi dalam penguasaan teknologi artifisial untuk layanan kepada para investor dan pendalaman pasar modal.

Ketiga, perluas jejaring dan sinergi pemangku kepentingan guna mendorong peningkatan perdagangan saham di BEI.

“Tingkatkan partisipasi semua pemangku kepentingan untuk turut mempromosikan pasar modal Indonesia dan memanfaatkan beragam media digital dalam edukasi pasar modal,” ungkapnya.

Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar ikut mengapresiasi kerja sama atas dukungan sinergi seluruh pemangku kepentingan menjaga stabilitas ekonomi dan sektor jasa keuangan, yang ikut menjaga kinerja pasar modal. Kerja sama tetap perlu dilanjutkan dengan semakin menantangnya situasi perekonomian global di 2024, khususnya di bidang fiskal dan moneter.

Menurutnya, tensi geopolitik tahun 2024 diperkirakan terus meningkat dan prospek pertumbuhan ekonomi global melambat, bahkan lebih rendah daripada pertumbuhan dalam negeri yang diperkirakan tetap stabil di angka 5%. Tetapi, optimisme tetap berkembang karena beberapa indikator ekonomi global yang mulai menunjukkan perbaikan, seperti tingkat inflasi negara maju dan suku bunga yang menurun.

Ekonomi global, lanjutnya, semakin menuntut integritas, kredibilitas, dan governance, termasuk OJK sebagai regulator. Penggalangan dana dan pembiayaan ke depan akan semakin mengandalkan kemampuan dalam negeri yang semakin besar yang akan terjadi, termasuk soal perlindungan konsumen.

Untuk itu ia mengharapkan, semua pelaku pasar modal tanpa kecuali melakukan keterbukaan informasi. Agar akses informasi publik diterima secara merata dan tepat waktu.

Pada 2024 ini akan terjadi pula perhelatan politik Pilpres. Secara umum, perhelatan politik Pilpres tidak memiliki dampak yang signifikan dan tidak mempengaruhi volatilitas di pasar saham, khususnya dalam jangka panjang.

Jikapun ada, kecenderungannya bersifat sementara saja atau dalam jangka pendek seiring dengan euforia tahun politik. Namun, dengan optimisme atas kestabilan situasi politik dan keamanan, serta pertumbuhan dalam jangka panjang, para pelaku pasar meyakini kondisi pasar modal akan terus bertumbuh positif.

TAGS : BEI Buka Perdana Wapres