Langkah Taktis Terminal Teluk Lamong Di 2024, Hadapi Ekonomi Global Yang Tak Menentu

Hermawan Priyono | Kamis, 28/12/2023 20:22 WIB

PT Terminal Teluk Lamong yang merupakan bagian dari Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas melakukan berbagai langkah antisipasi terkait dengan tidak menentunya prospek ekonomi global di tahun 2024. Salah satu langkah antisipasi tersebut dengan mengoptimalkan potensi dermaga domestik Direktur Utama Terminal Teluk Lamomg Surabaya David P. Sirait tengah melakukan pemantauan secara langsung di area domestik. Area ini akan menjadi prioritas pengembangan bisnis ditahun 2024 ( Foto : Hermawan )

SITUSJATIM - PT Terminal Teluk Lamong yang merupakan bagian dari Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas melakukan berbagai langkah antisipasi terkait dengan tidak menentunya prospek ekonomi global di tahun 2024. Salah satu langkah antisipasi tersebut dengan mengoptimalkan potensi dermaga domestik.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong Surabaya David Pandapotan Sirait mengatakan, geopolitik global di tahun 2024 masih diwarnai dengan konflict yang berkepanjangan antara Rudia dan Ukraina. Selain itu invasi Israel ke Palestina memaksa bank sentral di negara-negara maju mempertahankan suku bunga acuan yang tinggi, hingga mencapai 5,50 persen.

"Geopolitik global pada tahun 2024 telah memicu kenaikan harga energi dan pangan yang berdampak pada naiknya angka inflasi di Indonesia mencapai 3,2 persen," ujar Davis P Sirait saat paparan di Media Gathering yang berlangsung di Lobby Utama Kantor Terminal Teluk Lamong Kamis. 28/12/03.

Pria ramah ini juga juga mengatakan, imbas dari tren deglobalisasi berdampak sangat kuat padq akses pasar global yang mengakibatkan terjadinya penurunan perdagangan global.

Baca juga :

" Tahun depan pertumbuhan ekspor-impor diprediksi menurun akibat kebijakan ekonomi yang ketat di negara-negara mitra bisnis. Negara - negara tersebut cenderung memulihkan ekonominya pasca covid sehingga kegiatan domestik lebih utama dan sektor ekspor dan impor menurun " ujar David.

Dengan kondisi tersebut PT Terminal Teluk Lamong, yang tahun ini memasuki usia 10 tahun atau 1 dekade akan lebih fokus dan mengoptimalkan pelayaran domestik. Namun demikian pelayaran internasional tetap menjadi bagian penting karena posisi Terminal Teluk Lamong sebagai penopang Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

"Kita mengajukan sebagai hub dermaga domestik wilayah Indonesia Timur, yang selama ini terpusat di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta," ujar pria yang menghabiskan waktunya dalam dunia pelayaran ini.

Menurut David, dermaga domestik di Terminal Teluk Lamong telah didukung oleh pelayaran langsung intra Asia, India sub kontinen, maupun ke Timur Tengah. Tentu hal ini menjadi nilai positif bagi pengembangan bisnis di Terminal Teluk lamong Surabaya.

"Ke depan bisa juga menuju ke Australia, seperti yang selama ini dilakukan oleh Pelabuhan Tanjung Priok," katanya.

David berharap mulai 2024 dari pelayaran domestik dari wilayah Indonesia Timur bisa transit di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, khususnya di Terminal Teluk Lamong.

"Saat ini kita punya dermaga domestik yang panjangnya sama dengan internasional. Kebijakannya juga disuport oleh Bea Cukai dan kementerian yang lain," ujarnya.

Sementara itu dalam perkembangannya selama 10 tahun beroperasi, Terminal Teluk lLamong terus mencatatkan pertumbuhan yang positif. bahkan recovery pasca covid -19 bisa berlangsung dengan cepat dan pertumbuhannya melebihi target yang ditetapkan oleh pemegang saham. PT Terminal Teluk Lamong mencatat arus petikemas sepanjang tahun ini, yang telah terdata hingga November 2023, sebanyak 775.845 Teus atau meningkat 1,25 persen dari target. Kondisi ini membuat pihak pemegang saham pada 2024  mematok target naik empat persen, meskipun pertumbuhan ekonomi global melambat dan hanay berada pada angka 2 persen.

Di tengah tidak menentunya prospek ekonomi global 2024, Direktur Utama Terminal Teluk Lamong David Pandapotan Sirait tetap optimistis dapat melampaui target tersebut melalui optimalisasi pelayanan dermaga domestik.

"Pertimbangannya adalah pertumbuhan domestik bruto atau PDB yang ditopang konsumsi dalam negeri tahun ini mencapai 60 persen. Itu meneguhkan perlunya penguatan jalur distribusi barang di dalam negeri untuk memastikan ekonomi nasional tetap optimal," pungkas David P Sirait.

TAGS : TTL 10tahun 2024 Prestasi