Potensi Pasar Perbankan Syariah Menjanjikan, BCA Syariah Terus Kembangkan Sayap di Surabaya

Hermawan Priyono | Kamis, 05/10/2023 20:02 WIB

Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum menyampaikan bahwa BCA Syariah terus memperkuat layanan BCA Syariah dengan menambah 2 kantor cabang di Surabaya beberapa waktu lalu yaitu  di kawasan Bratang dan Mayend Sungkono. Presdir BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum saat memantau transaksi di salah satu kantor cabang di Surabaya ( Foto : Istimewa )

SITUSJATIM - Bank Indonesia Kantor Perwakilan  Provinsi Jawa Timur (BI) menilai keuangan syariah secara nasional memiliki pasar yang sangat potensial, seiring dengan besar jumlah pendud`uk muslim di Indonesia.

Selain itu, sistem keuangan syariah juga memiliki daya tahan kuat terhadap goncangan ekonomi. Hal ini menjadi dasar PT Bank BCA Syariah terus mengembangkan sayap nya di Jawa Timur. Saat ini di Jawa Timur terdapat 19 cabang yaitu 1 Kantor Cabang, 5 KCP, 13 KCP Unit Layanan. Tersebar dibeberapa kota seperti Surabaya, Malang, Pasuruan, Mojokerto, Banyuwangi dan Pasuruan.

Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum menyampaikan bahwa BCA Syariah terus memperkuat layanan BCA Syariah dengan menambah 2 kantor cabang di Surabaya beberapa waktu lalu yaitu  di kawasan Bratang dan Mayend Sungkono.

“Kami yakin penambahan cabang BCA Syariah ini akan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan BCA Syariah, sekaligus memperkuat bisnis BCA Syariah dalam penyaluran pembiayaan dan penghimpunan dana di wilayah Jatim,” ujarnya saat berkunjung ke Surabaya.

Baca juga :

Presdir BCA Syariah Yuli Melati juga menyampaikan, Surabaya dan Jawa Timur merupakan daerah yang memliki potensi pasar yang sangat besar karena merupakan pusat industri dan manufaktur, termasuk dengan sektor UMKM yang mengalami pertumbuhan pembiayaan sangat tinggi di semester I/2023 yakni tumbuh 98,4 persen (Yoy) atau tercapai Rp18 miliar.

“ Potensi UMKM di Jatim kami lihat luar biasa. Berawal dari eksisting nasabah dulu, lalu kita coba mengakar dan urutkan lagi ke supply change nya bagaimana, karena dari nasabah eksisting yang levelnya komersial korporat juga turut mendukung UMKM,” jelasnya.

Namun demikian tantangan perbankan Syariah di Indonesia saat ini memang tidak mudah sebab basis syariah baru berkembang mulai 2008 - 2010. Untuk itu, kehadiran kantor cabang BCA Syariah ini diharapkan dapat mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat.

“Untuk meningkatkan kinerja keuangan syariah memang tugas kita bersama, tidak cuma pemerintah tetapi kita sebagai pelaku usaha dan masyarakat. Kalau dulu jumlah bank syariah juga masih sedikit, maka kehadiran bank syariah ini akan menjadi literasi,” lanjut Yuli Melati Suryaningrum.

Kinerja BCA Syariah di wilayah Jatim hingga Juni 2023 ini sangat fantastis. Untuk aset mencapai Rp1,3 triliun atau tumbuh 33 persen (Yoy), dengan penghimpunan DPK Rp1,2 triliun. Kota Surabaya merupakan penyumbang terbesar untuk DPK yang mencapai Rp606 miliar.

Untuk penyaluran pembiayaan BCA Syariah mencapai angka Rp522 miliar atau tumbuh 35 persen (Yoy). Kota Surabaya masih mendominasi dengan capaian Rp469 miliar.

Yuli menyebutkan Surabaya dan keseluruh Jatim merupakan daerah dengan potensi pasar yang sangat besar karena Jatim merupakan pusat industri dan manufaktur, termasuk dengan sektor UMKM yang mengalami pertumbuhan pembiayaan sangat tinggi di semester I/2023 yakni tumbuh 98,4 persen (Yoy) atau tercapai Rp18 miliar.

“Salah satu potensi UMKM di Jatim yang kami lihat ini berawal dari eksisting nasabah dulu, lalu dari eksisting itu kita coba mengakar dan kita urutkan lagi ke supply change nya bagaimana, karena dari nasabah eksisting yang levelnya komersial korporat juga turut mendukung UMKM,” jelasnya.

Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati juga mengingatkan tantangan perbankan Syariah di Indonesia saat ini memang tidak mudah sebab basis syariah baru berkembang mulai 2008 - 2010. Untuk itu, kehadiran kantor cabang BCA Syariah ini diharapkan dapat mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat.

Sementara itu, berdasarkan data Bank Indonesia bahwa saat ini pemerintah terus mendorong sistem keuangan syariah agar semakin berkembang pesat. Bukan tanpa alasan, karena dari berbagai penelitian dan pengalaman di berbagai negara menyatakan, bahwa sistem keuangan syariah memiliki daya tahan kuat dari potensi risiko krisis.

Dody Zulverdy Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur saat Festival Syariah 2023 menyampaikan, baik dari sisi aktivitas ekonominya maupun sistem keuangannya, daya tahan ekonomi syariah terkuat dari berbagai krisis keuangan. Hal ini sangat membantu pemerintah dalam upaya membangun penguatan ekonomi masyarakat khususnya sektor menengah dan kecil.

" Kita terus mendorong pertumbuhan perbankan syariah di Jawa Timur. Karena sudah terbukti menjadi basis pengelolaan keuangan yang tahan terhadap goncangan dan krisis ekonomi " pungkas Dedi Zulverdi.

TAGS : BCA Syariah Surabaya