Ngeri, Sepekan Terakhir Warga Perumahan Ini Diteror Ular

Hermawan Priyono | Minggu, 10/09/2023 23:10 WIB

Warga Desa Kletek, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo selama sepekan terakhir diteror oleh seekor ular Sanca Kembang (python reticulatus), ular Sanca Kembang tersebut berdiam di aliran sungai dekat dengan pemukiman penduduk Ular Sanca Kembang (python reticulatus) seperti ini yang meneror warga Desa Klethek, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo sejak sepekan terakhir. Warga setempat, khususnya ibu-ibu menjadi resah karena takut anak-anak mereka menjadi korban satwa melata tersebut.(Foto.Wahyoe Boediwardhana)

SITUSJATIM - Sepekan terakhir, warga Desa Kletek Kecamatan Taman Sidoarjo diteror oleh seekor ular Sanca Kembang (python reticulatus). Ular Sanca Kembang tersebut berdiam di aliran sungai dekat dengan pemukiman penduduk. Tak ayal, kondisi tersebut membuat warga resah. Beberapa kali ular tersebut muncul ke permukaan dan membuat warga khususnya ibu-ibu histeris.

"Sungai tersebut berada di tengah perkampungan dan warga sering lalu lalang. Sehingga ketika ular tersebut muncul, banyak orang sering melihatnya, khususnya ibu ibu yang tengah mengantar anaknya sekolah atau akan belanja. Mereka berteriak histeris," ujar Ibu Ricca, warga perumahan setempat.

Kemunculan ular yang diperkirakan memiliki panjang mencapai 5 meter tersebut, sontak membuat warga Desa Kletek menjadi panik. Anak anak pun tak lagi diizinkan para orang tua bebas bermain. Warga setempat dirundung kecemasan, khawatir ular tersebut keluar dari persembunyian dan menyerang anak-anak. Kondisi mencekam tersebut berlangsung hampir sepekan terakhir.

"Tentu warga sangat khawatir, khususnya ibu-ibu yang memiliki anak kecil. Karena di lokasi ular tersebut sering digunakan sebagai tempat bermain anak-anak," lanjut Ricca.

Baca juga :

Warga pun berinisiatif untuk mencari dan menangkap ular yang mampu bertelur antara 80-100 butir dalam satu siklus tersebut. Bahkan dengan mendatangkan pawang. Sepekan berlalu ular tersebut tak kunjung menampakkan ke permukaan. Namun hari Sabtu (9/9/2023) kemarin ular tersebut akhirnya muncul, dan memakan umpan ayam yang disiapkan oleh warga. Tak ayal wargapun beramai-ramai menangkap ular yang mampu melilit orang dewasa tersebut.

"Sekitar pukul 11.20 WIB siang akhirnya ular berhasil ditangkap. Dan oleh warga kemudian diukur lurus. Panjang badannya hampir 5 meter," lanjut ibu muda tersebut.

Ular yang termasuk kategori terpanjang di dunia ini, selanjutnya dibawa ke tempat konservasi oleh petugas. Ricca mengungkapkan, tertangkapnya ular jenis Sanca Kembang tersebut membuat warga menjadi lega. Binatang melata yang dicap sebagai peneror warga Desa Kletek, akhirnya berhasil ditangkap. Selama ini menurut Ricca tidak pernah ada ular sebesar itu di wilayahnya. Kalaupun ada, hanyalah ular air kecil. 

"Ya takut sekali mas. Lha kita sering liat di medsos orang dililit ular. Ada juga yang dimakan oleh ular sejenis. Makanya kita seminggu itu rasanya tidak karuan, pikiran juga tidak karuan. Tapi alhmdulillah akhirnya tertangkap," pungkas Ricca.

TAGS : ular sanca kembang teror