
Tragis! 2 Pengendara Motor di Blitar Tewas Usai Baku Hantam dengan Truk
Jawa Timur - Truk menabrak sepeda motor di Jalan Raya Salam, Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jumat (6/1/2023). Dua orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kecelakaan antara truk dengan sepeda motor ini terjadi pada pukul 06.30 WIB saat arus lalulintas di Jalan Salam sedang ramai. Menurut sejumlah saksi mata, awalnya truk melaju kencang dari arah selatan menuju utara.
Saat di lokasi kejadian, tiba-tiba truk tersebut oleng dan menabrak sepeda motor dari arah berlawanan. Kencangnya laju truk bahkan menyeret sepeda motor hingga sejauh kurang lebih 100 meter.
Truk lalu menabrak tidak listrik hingga berhenti. Tiang itu roboh akibat kencangnya hantaman truk.
“Jadi awalnya truk melaju dari arah selatan ke utara namun saat tiba di lokasi kendaraan tiba-tiba oleng dan menabrak sepeda motor dari arah berlawanan,” kata Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Mulya Sugiharto, Jumat (6/1/2023).
Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor atas nama Pipit Agus Setiawan, warga Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban mengalami luka serius di bagian kaki dan kepala setelah tertabrak dan terseret truk sejauh 100 meter.
Selain itu, kernet truk atas nama Joni Siswanto, warga Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok juga meninggal dunia setelah truk menghantam tiang listrik.
Sementara untuk sopir truk atas nama Richi Dwi Sasongko, warga Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, mengalami luka berat. Saat ini Richi menjalani perawatan intensif di Puskesmas Nglegok.
“Dalam peristiwa ini ada dua orang yang meninggal dunia, mereka adalah penumpang truk atau kernet dan pengendara sepeda motor,” jelasnya.
Satlantas Polres Blitar Kota langsung meluncur ke lokasi kejadian setelah mendapat laporan kecelakaan. Olah TKP juga langsung digelar oleh Satlantas Polres Blitar Kota untuk mengetahui penyebab kecelakaan.
Hasil penyelidikan sementara Satlantas Polres Blitar Kota, diduga penyebab kecelakaan antara truk dengan sepeda motor tersebut adalah hilangnya konsentrasi pengemudi atau sopir.
Meski begitu Satlantas Polres Blitar Kota masih terus menyelidiki kasus tersebut dan menunggu keterangan dari pengemudi mengenai kejadian tersebut.
Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan oleh Satlantas Polres Blitar Kota untuk mengetahui kronologis kecelakaan.
“Penyebab sementara karena hilangnya konsentrasi sopir saat berkendara di jalan raya tapi ini masih kami dalami terus karena sopir belum bisa dimintai keterangan,” paparnya.
Kondisi kendaraan sepeda motor yang tertabrak dan terseret hingga 100 meter itupun mengalami rusak parah. Sementara truk yang biasa digunakan untuk mengangkut pasir itu mengalami ringsek parah setelah menabrak tiang listrik PLN.
Sementara itu, akibat tiang listrik PLN yang roboh aliran listrik ke permukiman warga juga ikut padam. Petugas PLN pun langsung mendatangi lokasi untuk proses perbaikan.
“Kondisi tiang listrik PLN juga ikut roboh setelah ditabrak oleh truk, petugas PLN juga sudah datang,” pungkasnya. dilansir beritajatim
Angka kecelakaan lalulintas di Wilayah hukum Polres Blitar Kota selama tahun 2022 ini meningkat. Tercatat selama tahun 2022 ini ada 391 kejadian kecelakaan lalulintas dari jumlah tersebut 65 persennya adalah pelajar.
Dari data Polres Blitar Kota jumlah kecelakaan selama tahun 2022 ini meningkat 29,9 persen jika dibandingkan tahun 2021 lalu. Peristiwa kecelakaan di tahun 2021 sendiri berjumlah 301 kejadian sementara di tahun 2022 ini ada 391 peristiwa kecelakaan lalulintas.
Selain peningkatan kejadian, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas juga meningkat sebesar 14,5 persen. Total di tahun 2022 ini ada sebanyak 71 nyawa melayang akibat peristiwa kecelakaan di jalan raya.
Jumlah korban meninggal itu, juga diimbangi dengan peningkatan jumlah korban luka berat akibat kecelakaan lalulintas. Tercatat sejak Januari hingga bulan Desember ini sebanyak 678 orang mengalami luka berat akibat kecelakaan tunggal maupun tabrakan.
Data korban luka berat tersebut meningkat 36.6 persen jika dibandingkan dengan tahun 2021 lalu yang hanya ada 496 orang luka berat akibat Kecelakaan. Kondisi itupun menjadi perhatian serius oleh Satlantas Polres Blitar Kota untuk melakukan pengawasan serta edukasi mengenai keselamatan berkendara di jalan raya.
TAGS : Jawa Timur Blitar Kecelakaan Truk Jalan Raya Salam