Ingatkan Soal Kenaikan Inflasi, Ketua Fraksi Gerindra Gus Fawait: Pemprov Jatim Harus Lebih Jeli

Sri Windari | Senin, 21/11/2022 07:05 WIB

Ingatkan Soal Kenaikan Inflasi, Ketua Fraksi Gerindra Gus Fawait: Pemprov Jatim Harus Lebih Jeli Gus Fawait yang juga Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN) ini usai melantik pengurus DPC LSN Pasuruan Raya yang dikomandoi Gus Najich, Minggu (20/11).

Jawa TimurKetua Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Muhammad Fawait (Gus Fawait) mengingatkan Pemprov Jatim agar lebih berhati-hati menghadapi kenaikan inflasi yang terjadi di banyak negara, termasuk Indonesia.

Pemprov Jatim harus lebih jeli sesuai dengan anjuran presiden. Sebab, Presiden Jokowi beberapa waktu lalu mengumpulkan kepala daerah untuk mengantisipasi kenaikan inflasi ini,” kata Gus Fawait yang juga Presiden Laskar Sholawat Nusantara (LSN) ini usai melantik pengurus DPC LSN Pasuruan Raya yang dikomandoi Gus Najich, Minggu (20/11).

Dia menyampaikan beberapa hal penting yang sedang dialami Bangsa Indonesia, khususnya di Jawa Timur. Salah satunya yakni resesi global yang berdampak pada perekonomian dan kemiskinan di Jawa Timur.

“Hari ini kita sedang menghadapi ketidakpastian ekonomi di dunia. Banyak negara menghadapi resesi global, termasuk Indonesia. Tentu harapan kita Indonesia bisa meminimalisir dampak-dampak tidak baiknya perekonomian yang ada di Indonesia, khususnya dampak kemiskinan di Jatim,” ujarnya.

Baca juga :

Gus Fawait menengarai salah satu penyumbang inflasi ini dari sektor pangan. Dimana, hal ini sebetulnya bisa sejalan dalam menangani inflasi dan kemiskinan. “Kenapa, karena kemiskinan rata-rata ada di desa pada sektor pertanian. Sehingga, ini saatnya memberikan perhatian lebih pada sektor pertanian dibandingkan sebelumnya,” terangnya.

“Sekaligus kita melakukan tekanan terhadap kenaikan komoditas pangan. Nah, karena memang banyak sekali pengamat menyampaikan 10 hingga 20 tahun yang akan datang peperangan dan persaingan itu bukan mengangkat persenjataan, tapi peperangan dan persaingan masalah pangan,” imbuhnya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap Pemprov Jatim bisa mengantisipasi akan ada kenaikan nilai inflasi. Kalau hal ini dibiarkan, kata dia, tentu akan memberatkan masyarakat Jawa Timur, khususnya masyarakat menengah ke bawah.

“Kalau ini dibiarkan tentu akan menambah berat beban yang akan dihadapi oleh masyarakat Jawa Timur,” jelasnya. dilansir beritajatim

Gus Fawait juga memberikan solusi untuk menghadapi masalah serius itu. Dalam jangka pendek, salah satunya melalui operasi pasar.

“Apalagi sebentar lagi memasuki Natal dan Tahun Baru biasanya akan terjadi kenaikan harga pangan. Ditambah lagi kondisi dunia juga belum stabil, tentu itu akan mengerek lebih tinggi nilai inflasi,” tuturnya.

Jangka panjangnya, lanjut Gus Fawait, harus ada strategi pengembangan ekonomi agar lebih produktif lagi. Pihaknya pun mengetahui ada alumni ITS menemukan padi ratun R5.

“Ini tentu kalau berhasil bisa meningkatkan produktivitas petani, bisa menekan harga produksi padi dan juga menekan kebutuhan pupuk. Tentu inovasi tersebut harus didukung oleh kebijakan dari pemerintah,” tukasnya.

Selain itu, Gus Fawait menyakini pasti ada banyak lagi inovasi-inovasi anak bangsa di Jawa Timur yang bisa dipakai untuk meningkatkan strategi peningkatan kesejahteraan petani, produktivitas pertanian juga tentunya juga menurunkan harga pangan.

“LSN ini syiar ‘Ojo Lali Moco Sholawat’, dimana kami yakin kalau menerapkan betul ajaran-ajaran Baginda Nabi, yang salah satunya adalah nilai-nilai Pancasila yang menjadi ideologi kita. Jika betul-betul diterapkan, maka bangsa Indonesia menjadi bangsa maju ke depannya,” pungkasnya.

TAGS : Jawa Timur Pemprov Jatim Gerindra Gus Fawait Inflasi