Diduga Serangan Jantung, Kakek di Lamongan Ditemukan Meninggal di Sawah

Sri Windari | Senin, 07/11/2022 08:51 WIB

Diduga Serangan Jantung, Kakek di Lamongan Ditemukan Meninggal di Sawah Kakek yang meninggal diduga terkena serangan jantung, di sawah, Desa Jubelkidul, Kecamatan Sugio, Lamongan, Minggu (6/11)

Jawa Timur -Seorang kakek bernama H. Sukaeni (60), terkapar dalam kondisi tak bernyawa di area persawahan, Desa Jubelkidul, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Diduga kakek ini meninggal akibat serangan jantung yang dideritanya, Minggu (6/11).

“Iya, korban ditemukan meninggal dunia pada sekira pukul 07.00 WIB, Minggu (6/11) hari ini. Tempat kejadian perkaranya (TKP) di sawah milik korban, Desa Jubelkidul, Kecamatan Sugio,” ujar Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiyantoro.

Secara rinci Anton menjelaskan, kejadian ini bermula saat sehari sebelumnya, Sabtu (5/11), sekira pukul 06.30 WIB, korban dikabarkan berangkat ke sawah miliknya. Kala itu, korban mengaku telah mempunyai dua orang yang ia pekerjakan di sawahnya.

Selanjutnya di hari yang sama, pada pukul 11.30 WIB, dua orang pekerjanya pulang. Namun, korban tidak kunjung pulang hingga larut malam. Mengetahui hal itu, anak korban bernama Toni (20), segera pergi ke sawah untuk mengantarkan makanan kepada korban.

Baca juga :

“Menurut anak korban, Toni, bapaknya kalau kerja di sawah sudah terbiasa pulang larut malam, bahkan juga tidak pulang. Sehingga anak korban mengantarkan makanan kepada korban,” terang Anton.

Akan tetapi, lanjut Anton, pada hari Minggu (6/11), sekira pukul 07.00 WIB, anak korban yang kembali mengantarkan makanan (sarapan) ke sawah tak menemui korban.

Setelah mencari keberadaannya, anak korban dikagetkan dengan kondisi korban yang terkapar di kubangan penampungan air di sawah setempat.

“Saat tiba di sawah, anak korban memanggil korban beberapa kali, namun tidak menyahuti. Setelah dicari, anak korban lalu mengetahui jika korban sudah meninggal di kubangan penampungan air,” tandas Anton. dilansir Beritajatim

Lebih lanjut, Anton mengungkapkan, anak korban yang panik ini akhirnya berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar. Kemudian mereka bersama-sama mengangkat korban dan membawanya ke rumah duka.

“Korban juga memberitahukannya kepada bidan desa dan Kepala Desa Jubelkidul. Lalu diteruskan ke Polsek Sugio. Para petugas langsung mendatangi dan melakukan olah TKP. Sekaligus mencatat keterangan dari para saksi dan membuatkan VER mayat,” bebernya.

Dari hasil pemeriksaan medis, Anton berkata, dugaan kuatnya korban meninggal akibat terkena serangan jantung. Hal itu terlihat dari kondisi tenggorokan korban yang sedikit bengkak. Selain itu, semasa hidup korban, ia sering mengeluhkan dan mengalami sesak nafas.

“Keluarga korban tidak menuntut dilakukan otopsi. Keluarga telah mengikhlaskan kematian korban. Dilihat dari tenggorokan korban yang bengkak korban terkena serangan Jantung. Tidak terdapat tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban,” tutupnya.

TAGS : Jawa Timur Lamongan Kakek Meninggal