
Dua hari dilakukan operasi pencarian, warga ceburkan diri di Sungai Tukbuntung RT 41 RW 12, Desa Nganti, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Rabu (19/10).
Jawa Timur - Dua hari dilakukan operasi pencarian, warga ceburkan diri di Sungai Tukbuntung RT 41 RW 12, Desa Nganti, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Rabu (19/10). Operasi pencarian yang digelar resmi dihentikan.
Korban atas nama Wanudin (45) ditemukan sekitar pukul 08.40 WIB. Jasad korban berada di jarak sekitar 6 km dari titik lokasi musibah (TKM).
Korban ditemukan dalam pencarian hari kedua. Operasi pencarian dilakukan dengan cara penyisiran menggunakan perahu karet dari Tambangan Purwo di Sungai Bengawan Solo hingga Desa Prangi, Kecamatan Padangan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Ardhian Orianto mengatakan, kejadian orang hilang diduga tenggelam di sungai itu dilaporkan pada Sabtu (15/10) sekitar pukul 07.15 WIB. Korban diduga mengalami gangguan kejiwaan.
“Korban sudah ditemukan,” ujarnya. dilansir beritajatim
Diketahui sebelumnya, korban yang memiliki gangguan jiwa hendak dimandikan istrinya, Rupini. Saat Rupini akan melepas pakaian suaminya, korban melawan.
Rupini terjatuh dan korban melarikan diri ke area persawahan yang dilintasi sungai yang dihubungkan oleh jembatan kayu. Kejadian itu kemudian diketahui oleh warga sekitar yang akan berangkat ke sawah.
Warga yang mencari di sekitar sungai sudah tidak menemukan korban dan hanya ada sarung yang berjarak sekitar 1 km dari sungai. Sarung tersebut diduga milik korban.
Atas kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke kepolisian setempat dan dilanjutkan ke BPBD untuk dilakukan pencarian.
TAGS : Jawa Timur Bojonegoro Sungai Tukbuntung Ceburkan Diri