
Foto: Ilustrasi kapal tenggelam
Jawa Timur - Kapal Layar Motor (KLM) Arta Jaya dari Pelabuhan Kalianget menuju Pulau Masalembu Sumenep, tenggelam. Kapal tenggelam di perairan selatan Pulau Masalembu.
“Kapal tenggelam karena mengalami kebocoran. Namun nahkoda dan seluruh ABK selamat. Hanya saja muatan di kapal tidak bisa diselamatkan,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Rabu (20/07).
KLM Arta Jaya berangkat dari Pelabuhan Kalianget pada Senin (18/07) pagi, menuju Pulau Masalembu.
Namun pada Selasa (19/07) jam 08.00 WIB sekitar 13 mil selatan Pulau Masalembu, KLM Arta Jaya mengalami kebocoran yang sangat besar.
ABK berusaha memompa air yang masuk menggunakan 2 unit alkon yang ada di kapal. Namun ternyata hanya 1 alkon yang bisa berfungsi.
1 alkon lainnya mengalami kerusakan. Dua jam berikutnya, alkon tidak mampu untuk memompa sehingga air naik ke lambung Kapal.
Beruntung saat kondisi kapal makin kritis, melintas perahu nelayan yang dinahkodai Heri, warga Desa Masalima, Kecamatan Masalembu.
Akhirnya 2 ABK dan 6 penumpang KLM Arta Jaya pindah ke perahu nelayan tersebut. Sedangkan nahkoda dan 1 ABK masih bertahan di atas kapal, berjalan berdampingan dengan perahu nelayan.
“Namun sekitar Jam 11.00, kapal sudah tidak bisa diselamatkan. Nahkoda dan ABK pun mematikan mesin kemudian meninggalkan kapal. Mereka berpindah ke perahu nelayan, bergabung bersama ABK yang lain. Jam 14 mereka tiba di Pelabuhan Masalembu dalam keadaan selamat,” terang Widiarti.
Kapal dengan GT 31 itu memuat elpiji dan bahan-bahan bangunan seperti batu bata, semen, dan genteng. Total muatan kapal tersebut 29,65 ton.
“Kerugian akibat musibah itu mencapai puluhan juta, karena muatan kapal tidak bisa diselamatkan. Ikut tenggelam bersama kapal,” ujarnya. dilansir beritajatim
TAGS : Jawa timur sumenep KLM arta jaya pelabuhan kaliianget