Harga Bawang Merah di Tingkat Petani Naik Dua Kali Lipat

Sri Windari | Jum'at, 15/07/2022 08:07 WIB

Harga Bawang Merah di Tingkat Petani Naik Dua Kali Lipat Darminto salah satu petani bawang merah di Desa/ Kecamatan Gerih, Ngawi, Jawa Timur saat mengurus lahannya, Kamis (14/7).

Jawa Timur - Naiknya harga bawang merah di pasaran turut dinikmati petani. Salah satunya petani bawang merah di Ngawi, Jawa Timur.

Harga bawang merah di tingkat petani ke tengkulak turut naik dua kali lipat.

Darminto salah satu petani asal Desa/ Kecamatan Gerih, Ngawi mengungkapkan jika panen bulan lalu harganya naik.

Untuk total hasil panen mencapai 1,2 ton dia mendapat duit mencapai Rp25 juta.

Baca juga :

Sementara di panen sebelumnya dengan total hasil panen mencapai 2 ton dia hanya mendapat duit Rp12 juta.

“Syukur ikut menikmati. Panen terakhir saya bisa dapat untung. Di panen sebelumnya hanya balik modal saja yakni sekitar Rp12 jutaan,” kata Darminto Kamis (14/7). dilansir beritajatim

Dia mengharap jika panen selanjutnya yakni sekitar dua bulan lagi harga masih bisa bagus.

Dia mengharap dengan produktivitas setidaknya sama dengan panen sebelumnya dia mendapat Rp20 juta.

“Itu kan di-bas ya. Atau langsung dibeli di lahan oleh tengkulak Nganjuk, jadi untuk harga per kilogramnya bisa berbeda-beda. Kalau untuk total lahan yang saya tanami sekitar 150 are dapatnya bisa dapat 1,2 ton dengan dibeli Rp20 juta sudah untung,” katanya.

Dia menyebut jika dua bulan lagi kemungkinan harga bawang merah mungkin akan mengalami penurunan.

Karena, untuk wilayah Nganjuk pasti bakal panen raya. Sehingga, dia mengharap kalau meski harga turun, tapi tak turun drastis.

“Saya masih mengharap kalau harga tetap bagus ya. Supaya kami tidak hanya balik modal seperti sebelum-sebelumnya. Karena harga benih, obat untuk mencegah adanya ulat grayak, serta biaya perawatan tanaman juga mahal,” pungkasnya.

TAGS : Jawa timur ngawi harga bawang merah petani