
foto: ilustrasi
Jawa Timur - Tolak meberikan jatah preman pemuda asal Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan dianiaya.
Pemuda bernama Samsudin ini dianiaya saat dirinya bermain di wisma Prigen, pada Sabtu (9/7) lalu.
Namun, tiba-tiba datang dua orang bernama Muis dan temannya untuk meminta jatah preman. Muis mengatakan bahwa uang yang diminta itu untuk membeli miras.
“Aku sudah bilang ke orang itu kalau saya gak ada uang kecil. Tapi malah dia marah-marah dan langsung memukul di bagian kepala,” kata Samsudin sambil memegang kepalanya.
Setelah melakukan pemukulan kedua orang tersebut pergi dan kemudian korban melaporkan ke kepolisian. Tak berlangsung lama, pihak kepolisian Polsek Prigen mendatangi lokasi.
“Ya benar telah ada tindak pidana penganiayaan. Saat ini masih dalam proses penyelidikan dan mengumpulkan beberapa saksi-saksi,” ujar Kanit Polsek Prigen, Aipda Hariyanto, Selasa (12/7). dilansir beritajatim
Kejadian penganiayaan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB di salah satu wisma Gang Sono. Pelaku datang bersama temannya meminta “jatah” preman ke wisma. Karena tidak dikasih, pelaku ngamuk langsung main hajar korban.
TAGS : jawa timur pasuruan preman penganiayaan pemuda