Usai Didiskualifikasi, Manajer Cabor Wushu Pasuruan Angkat Bicara

Sri Windari | Senin, 27/06/2022 12:10 WIB

Usai Didiskualifikasi, Manajer Cabor Wushu Pasuruan Angkat Bicara Logo Porprov Jatim.

Jawa Timur - Setelah menerima surat diskualifikasi terhadap 10 atlet, Manajer Cabor Wushu Kota Pasuruan Achsan Halim angkat bicara.

Achsan mengakui kesalahannya dan menerima keputusan diskualifikasi terhadap 10 atletnya.

Achsan juga mengatakan bahwa 10 atlet tersebut memang tidak sesuai dengan data yang diterima oleh panitia.

Dirinya juga sengaja mengirim orang lain untuk bisa memenangkan pertandingan.

Baca juga :

“Kemarin waktu kita di-dis itu karena memang atlet kita tidak sesuai dengan data. Namun kesepuluh atlet itu bukan joki,” ujar Achsan. dilansir Beritajatim

Achsan berdalih keputusannya untuk mengirimkan 10 atlet wushu yang belum terdaftar itu karena terpaksa.

Dia beralasan jika banyak atletnya yang mendadak mengundurkan diri karena kurangnya persiapan.

Achsan beranggapan jika minimnya persiapan atlet tidak terlepas dari kurangnya peran dari KONI Kota Pasuruan dalam melakukan pembinaan cabor yang akan dikirim ke Porprov Jatim.

“Minimnya persiapan ini dasarnya dari KONI tidak mengadakan puslatcab, tidak ada pemantapan dan verifikasi atlet yang berangkat ke Porprov. Cabor jadi bingung, jadi berangkat apa tidak, ” ungkapnya.

Paska dicoretnya 10 atlet dari daftar peserta, kekuatan kontingen cabor wushu Kota Pasuruan hanya menyisakan 6 atlet.

Achsan mengungkapkan dari 6 atlet tersebut, dua di antaranya sudah lolos ke semifinal. 

TAGS : Jawa timur wushu kota pasuruan joki