Sambut Wapres Ma`ruf Amin, Warga Mojokerto Menggelar Aksi

Syafira | Jum'at, 03/06/2022 13:20 WIB

Sambut Wapres Ma`ruf Amin, Warga Mojokerto Menggelar Aksi Sejumlah warga dengan membawa poster di lokasi galian C di Dusun Seketi, Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.

Jawa Timur - Warga Dusun Seketi, Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/6) menggelar aksi di lokasi galian C.

Aksi warga ini digelar dalam rangka menyambut kedatangan Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin.

Orang nomor dua di Indonesia ini dijadwalkan melakukan kunjungan kerja di Ponpok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah, Desa Kembang Belor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Massa yang didominasi para petani ini menyuarakan kerusakan lingkungan dengan membawa poster berisi tuntutan.

Baca juga :

Diantaranya bertuliskan, ‘Pak Wapres Tolong Kami!!! Perhatikan Kerusakan Lingkungan di Bumi Majapahit’, ‘Pak Wapres!!! Tolong Hukum Berat Perusak lingkungan!!.

Meski lokasi galian C bukan merupakan jalan rombongan RI 2 (sebutan untuk Wakil Presiden, red), warga berharap tuntutan warga didengar.

Koordinator lapangan (korlap) aksi, Sujari mengatakan, aksi digelar untuk menyambut kunjungan kerja RI 2 di Mojokerto.

“Kami warga Seketi menolak aktifitas galian C, kami mohon kepada Pak Wapres yang hari ini mengunjungi Mojokerto, tolong dengarkan keluhan kami,” ungkapnya. dilansir Beritajatim

Warga juga meminta kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menangkap mafia galian C ilegal.

Warga berharap pemerintah mau melindungi kelestarian alam Mojokerto dan warga meminta perlindungan kepada Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati.

“Kami juga meminta ketegasan Pak Kapolri untuk menangkap predator Galian C Ilegal dan minta pemerintah untuk mencabut ijin penambang perusak lingkungan. Tolong lindungi bumi Mojokerto, jangan mau kalah dengan perusak lingkungan, alam Mojokerto warisan untuk anak cucu,” harapnya.

Sebelum menjadi lokasi pertambangan galian C, lanjut Sujari, lokasi tersebut merupakan sebuah lahan pertanian yang cukup subur.

Namun saat ini berubah menjadi area galian yang mengangga lebar hingga ratusan meter. Warga khawatir dengan kondisi tersebut akan terjadi longsor.

“Awalnya tinggi sekali, namun sekarang kedalaman sekitar 50 meter. Kami khawatir ini akan rawan longsor karena batu sebagai penyangga sudah diambil. Jalan desa menjadi rusak karena dilalui truk dan alat berat setiap hari. Akibat jalan rusak banyak warga yang kecelakaan karena kondisi jalan licin dan berlumpur saat hujan,” ujarnya.

Selain menimbulkan kerusakan, lanjut Sujari, warga mengeluhkan kesulitan air bersih. Karena sumur warga menjadi keruh dan kering karena sumber air rusak akibat pertambangan galian C.

Belum ada tindakan dari pengusaha galian C maupun permintaan desa terkait hal ini.

“Kondisi jalan sudah diketahui oleh pengusaha dan pemerintah desa, namun tidak ada tindakan apa-apa. Sumur kering, karena sumber-sumber mata air sudah rusak. Padahal ini pegunungan, kok bisa susah air bersih. Kami berharap Pak Wapres mendengar keluhan kami,” tegasnya.

Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kerja di sejumlah daerah di Provinsi Jawa Timur mulai tanggal 2-4 Juni 2022. Di Mojokerto, dijadwalkan ke Ponpes Amanatul Ummah dan Institute KH Abdul Chalim, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. 

TAGS : Jawa timur mojokerto menggelar aksi wapres